JURNALSUKABUMI.COM – Kelurahan/ Kecamatan Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, gencar antisipasi kembalinya lonjakan wisatawan yang masuk ke objek wisata di wilayahnya.
Antisipasi lonjakan itu gencarkan kepada seluruh perangkatnya dari mulai aparatur kelurahan hingga Rukun tetangga (RT) yang berdekatan dengan pesisir pantai agar membubarkan wisatawan, supaya tidak terjadi kerumunan yang dapat menimbulkan klaster baru.
“Bila mana terjadi lonjakan kembali, kami sudah mengantisipasi bersama masyarakat dan terus berkoordinasi dengan TNI Polri,” kata Lurah Palabuhan Ratu, Deni Zulfan Aminudin, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (20/5/2021).
Sebelumnya sambung dia, wisatawan yang masuk ke Palabuhan Ratu mencapai puluhan ribu orang, sehingga pemerintah melalui Dinas Pariwisata mengambil kebijakan penutupan. Alhasil, kebanyakan yang hendak ke Citepus beralih ke pesisir pantai Batu Bentang hingga Pantai Cipatuguran.
“Pasca lebaran wisatawan mulai memadati pantai, pada hari Minggu kemarin kita upayakan untuk bisa membubarkan mereka. Sebetulnya kasian tapi mau tidak mau kita harus bisa membubarkan,” tuturnya.
Ia mengaku sudah menyampaikan kondisi tersebut ke pimpinan, bahwa akses ke kawasan Cipaturguran tidak terantisipasi, sehingga terjadi kepadatan pengunjung di sana.
“Ini juga menjadi bahan evaluasi kami ke depan, koordinasi dengan TNI, Polri dan kecamatan juga terus kami lakukan. Termasuk ke tingkat RT dan RW agar senantiasa memantau kondis pantai. Senin-Kamis pengunjung masih datang cuma tidak begitu banyak dan tidak berkerumun hanya kumpulan kecil saja,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












