Tertutup longsor, Akses Lalin Loji-Simpenan Dialihkan

Rabu, 23 Desember 2020 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akses lalu lintas di Jalan Raya Simpenan tepatnya di Kampung Cimapag RT.018/012 Desa Loji, Kabupaten Sukabumi, dialihkan pihak kepolisian untuk sementara waktu.

Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Iptu Nandang Herawan mengatakan, penutupan akses tersebut pasca terjadinya longsor sekitar pukul 16.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya macet total di wilayah objek wisata Palabuhanratu.

“Selang beberapa saat terjadi longsor di wilayah Simpenan, kami mengalihkan arus lalulintas kendaraan,” kata Iptu Nandang kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (23/12/2020) malam.

Lanjut dia, untuk kendaraan dengan tujuan Sukabumi kota, atau Cikembar dari arah Kiara Dua, dialihkan ke jalan Lengkong, guna mengantisipasi terus memanjangnya antrean kendaraan.

Sementara, untuk kendaraan dengan tujuan Ujung Genteng atau arah Jampang, diarahkan via Palangpang melalui Loji atau Geopak Ciletuh.

“Kami sudah memasang papan pemberitahuan dan menempatkan puluhan anggota kepolisian dari mulai Polsek Simpenan, satlantas polres Sukabumi dan dishub guna mengantur arus lalulintas,” jelasnya.

Selain itu, Iptu Nandang meminta penguna jalan untuk ekstra waspada dan berhati-hati saat melintas karena hujan diperkirakan akan turun lebat di kawasan tersebut dan rentan terjadi bencana alam.

“Kami mengimbau penguna jalan yang melintas untuk tetap waspada dan berhati-hati karena sepanjang jalur tersebut rawan terjadi bencana alam longsor,” tutupnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru