Fasilitas Sekolah Hancur Disapu Banjir, Disdik Siapkan Relokasi Siswa ke Madrasah

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyikapi rusaknya sarana pendidikan akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah Cikahuripan, Kecamatan Cisolok.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, memastikan seluruh ruang kelas di SDN Cikahuripan tidak bisa digunakan karena mengalami kerusakan berat.

“Seluruh roombel SDN Cikahuripan terdampak. Mebel, bangku, meja, buku pelajaran, arsip, semuanya rusak. Sekolah sudah tidak layak pakai,” ungkap Kadisdik, Rabu (29/10/2025).

Untuk memastikan hak pendidikan anak tetap terpenuhi, Disdik mengambil langkah cepat dengan menerapkan pembelajaran daring selama dua hari ke depan. Setelah itu, siswa akan dipindahkan sementara untuk belajar di madrasah atau sekolah terdekat yang masih aman.

“Kami pastikan proses belajar mengajar tetap berjalan. Setelah daring, anak-anak akan melakukan pembelajaran di sekolah sekitar daerah terdampak,” jelas Deden.

Menurut Kadisdik, keputusan pembangunan ulang atau relokasi sekolah akan dibahas lebih mendalam, terutama melihat kondisi tanggul sungai yang menjadi sumber ancaman. Bila tanggul diperbaiki, sekolah dapat dibangun kembali di lokasi semula. Namun jika tidak, relokasi menjadi opsi utama demi keselamatan siswa dan guru.

Menanggapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang masih tinggi, Disdik telah menginstruksikan sekolah untuk melakukan pembelajaran jarak jauh secara situasional, bukan meliburkan siswa.

“Ini bukan libur, tapi belajar dari rumah. Keselamatan anak adalah prioritas, tapi pembelajaran tidak boleh terputus,” tegas Deden.

Terkait kemungkinan belajar di tenda darurat, Disdik menilai hal tersebut kurang ideal karena faktor kenyamanan dan keamanan. Pihaknya lebih mendorong pemanfaatan madrasah atau sekolah lain yang lebih representatif di sekitar zona aman.

Tidak hanya SDN Cikahuripan, Disdik juga melakukan pendataan terhadap sekolah lainnya yang berada di wilayah rawan, termasuk di Kecamatan Cisolok dan Cikakak.

“Kami sedang proses pendataan menyeluruh. Semua kerusakan akan diinventarisir dan segera dilaporkan untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026
Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, DPPKB Sukabumi Gelar Sosialisasi Kespro
Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi
Kenaikan Kelas SDN Tapos Semarak, Pentaskan Lengser hingga Unjuk Kreativitas Siswa
SPMB SMP Tahap I Telah Dibuka, Kadisdik Sukabumi Imbau Hal Ini!
Wisuda 132 Santri Assalam Putri, Wabup Andreas Titip Pesan Ini!
Meriah! Ribuan Peserta Padati Fun Walk dan Fun Bike Milad ke-23 UMMI, Dilepas Langsung Rektor

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:46 WIB

Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, DPPKB Sukabumi Gelar Sosialisasi Kespro

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:44 WIB

Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:37 WIB

Kenaikan Kelas SDN Tapos Semarak, Pentaskan Lengser hingga Unjuk Kreativitas Siswa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:16 WIB

SPMB SMP Tahap I Telah Dibuka, Kadisdik Sukabumi Imbau Hal Ini!

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB