Aktivis Pergerakan Lintas Generasi Dukung Kedaulatan dan Kemandirian Energi

Selasa, 23 September 2025 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah aktivis lintas generasi yang tergabung dalam Komite Nasional Pergerakan Indonesia untuk Kedaulatan dan Kemandirian Energi menggelar diskusi bertema “Gerakan Rakyat Bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan dan Kemandirian Energi,” di The Teras Dara Restaurant & Lounge, Kota Bogor, pada Senin, 22 September 2025.

Acara ini digelar sebagai ajang konsolidasi dan bentuk dukungan kepada Presiden Prabowo agar segera mengambil langkah strategis guna menyelamatkan BUMN Pertamina. Hal ini dinilai penting agar Pertamina tidak menjadi sasaran eksploitasi oleh oknum-oknum yang dapat merugikan bangsa dan negara.

Diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain: Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, Sekjen FSPPB, Sutrisno, Wasekjen FSPPB, Titok Dalimunthe, Sekjen Komite Nasional Pergerakan Indonesia untuk Kedaulatan dan Kemandirian Energi, Aam Abdul Salam, S.Ag, serta berbagai perwakilan organisasi aktivis, termasuk Sinergi Merah Putih, Jaringan Pergerakan Pemuda Mahasiswa dan Santri Jabar, dan Barikade ’98 Jabar.

Sutrisno, Sekjen FSPPB, menegaskan urgensi menjaga kemandirian energi nasional di tengah adanya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berkembang di kalangan SPBU swasta setelah habisnya kuota impor BBM tahun ini. Ia menyoroti bahwa pemerintah telah memenuhi permintaan kuota impor BBM sebesar 110 persen dari kuota tahun sebelumnya, sehingga SPBU swasta seharusnya sudah mampu memenuhi target penjualan dan profit pada 2025.

“Yang kita perlukan adalah mengintegrasikan Pertamina kembali sebagai PN dibawah Presiden dan tidak boleh diprivatisasi, bukan menasionalisasi SPBU swasta dan Asing. Jika mereka terus memunculkan isu PHK, ini patut dipertanyakan. Secara bisnis, mereka sudah dapat keuntungan. Kalau hanya berburu untung, seharusnya mereka juga ikut berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja di Indonesia,” ujar Sutrisno.

Sutrisno kemudian menekankan pentingnya pemerintah untuk segera mengambil sikap strategis, dengan langkah awal melakukan nasionalisasi Pertamina agar perusahaan negara ini tidak jatuh ke tangan segelintir pihak yang hanya mengutamakan kepentingan pribadi.

“Kita harus mendukung langkah pemerintah untuk menasionalisasi Pertamina. Jangan sampai energi dikuasai hanya untuk kepentingan segelintir orang,” tambahnya.

Presiden FSPPB, Arie Gumilar, memperingatkan bahwa jika kemandirian energi Indonesia gagal terwujud, pihak-pihak asing, terutama SPBU swasta, akan terus mendesak Indonesia untuk mengubah kebijakan energi demi memperluas penguasaan pasar.

“Ini adalah alarm bagi kita. Kalau kita gagal menjaga kemandirian energi, SPBU asing akan terus menekan Indonesia. Bayangkan jika mereka menguasai 30 persen pasar BBM nasional, mereka bisa mengendalikan kebijakan energi kita, bahkan mendikte harga,” kata Arie.

Arie juga menyarankan agar pengelolaan energi kembali menjadi tanggung jawab negara, seperti pada masa sebelum reformasi, ketika sektor energi menyumbang hingga 85 persen untuk APBN.

“Dulu, minyak bisa menyumbang 85 persen APBN kita. Kenapa kita tidak mengambil alih kembali? Negara harus kembali memegang kendali penuh dalam sektor energi, jangan biarkan swasta menguasai,” tegas Arie, sembari mencontohkan kesuksesan Malaysia dengan perusahaan energi negara mereka, Petronas, yang kini menjadikan Malaysia sebagai negara berdaulat di bidang energi.

“Malaysia dulu belajar tata kelola energi kepada kita. Sekarang, mereka sudah berhasil dan kita malah kalah dalam pengelolaan energi,” pungkas Arie.

Diskusi ini diakhiri dengan seruan untuk memperkuat gerakan nasional menuju kedaulatan energi, dengan menegaskan pentingnya peran negara dalam mengelola dan mengamankan sumber daya energi Indonesia demi kesejahteraan rakyat.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
PERADI Profesional, Misyal B. Achmad Jadi Penggerak Penguatan Organisasi
Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Heri Gunawan Harapkan Penegakan Hukum Semakin Berintegritas
Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa Jabar, SMSI Gelar Dialog Nasional di Hall Dewan Pers
Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI Jadi Manifestasi Kukuhkan NKRI
Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran
Simposium Kebangsaan Mahasiswa Dorong “Sukabumi Plus”, Dari Fragmentasi Menuju Konsolidasi Gerakan
SMSI dan RRI Dorong Kolaborasi Media untuk Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:33 WIB

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Minggu, 6 September 2026 - 11:16 WIB

PERADI Profesional, Misyal B. Achmad Jadi Penggerak Penguatan Organisasi

Rabu, 2 September 2026 - 13:34 WIB

Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Heri Gunawan Harapkan Penegakan Hukum Semakin Berintegritas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa Jabar, SMSI Gelar Dialog Nasional di Hall Dewan Pers

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI Jadi Manifestasi Kukuhkan NKRI

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam