JURNALSUKABUMI.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Tasyakur Bin Ni’mah Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Selasa (9/9/2025) lalu, menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Sukabumi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menegaskan bahwa keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia.
“Keteladanan Rasulullah adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Inilah yang harus menjadi prioritas pendidikan di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Eka Jumat (12/9/2025).
Menurut Eka, peringatan HJKS ke-155 bukan sekadar seremoni, melainkan wujud syukur yang harus diwujudkan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan disebutnya sebagai modal utama agar Sukabumi mampu tumbuh maju, religius, sekaligus berdaya saing.
“Pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana menanamkan nilai moral, gotong royong, dan kepedulian sosial. Momentum Maulid dan HJKS ini harus memperkuat komitmen kita untuk melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkarakter,” jelasnya.
Disdik Sukabumi, lanjut Eka, akan terus mendorong inovasi pembelajaran yang sejalan dengan nilai religiusitas serta kearifan lokal. Dengan begitu, pendidikan di Sukabumi tidak hanya menyiapkan anak-anak yang cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Eka juga berharap para guru dan tenaga pendidik di Sukabumi semakin memperkokoh sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan cita-cita besar di bidang pendidikan.
“Dengan kebersamaan, pendidikan di Kabupaten Sukabumi akan semakin maju. Insya Allah, anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan membawa keberkahan bagi daerah,” tegasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












