Lonjakan Kendaraan di GT Parungkuda Capai 3.260 Unit pada H+3 Lebaran

Rabu, 2 April 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Arus kendaraan menuju Sukabumi mengalami lonjakan signifikan pada H+3 Lebaran. Data dari kepolisian mencatat sebanyak 3.260 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Parungkuda, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya yang hanya mencapai 1.234 kendaraan. Peningkatan ini menunjukkan kenaikan 2.026 kendaraan atau sekitar 164,2 persen.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Arif Saepul Haris, menyatakan bahwa mobilitas masyarakat masih sangat tinggi pasca-Lebaran.

“Peningkatan jumlah kendaraan yang masuk cukup drastis. Ini menunjukkan bahwa banyak warga masih dalam perjalanan pasca-Lebaran,” ujarnya, Rabu (02/03/2025).

Selain kendaraan yang masuk, arus keluar dari GT Parungkuda juga mengalami kenaikan. Pada H+3, sebanyak 2.870 kendaraan tercatat keluar dari Sukabumi, meningkat 105 kendaraan atau sekitar 3,8 persen dari hari sebelumnya yang berjumlah 2.765 kendaraan.

Survei kepolisian terhadap para pengemudi menunjukkan bahwa sekitar 40 persen kendaraan yang masuk ke Sukabumi bertujuan untuk berwisata, sementara 60 persen lainnya digunakan untuk perjalanan silaturahmi ke keluarga yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Sukabumi Kota dan Cianjur.

“Sebagian besar kendaraan masuk untuk silaturahmi keluarga, sementara sisanya mengarah ke berbagai destinasi wisata di Sukabumi,” tambah Arif.

Lonjakan kendaraan ini menyebabkan kepadatan lalu lintas di beberapa titik rawan perlambatan, seperti Jembatan Angkrong, Simpang Angkrong, Simpang Palasari, SPBU Ongkrak, Simpang Cikidang, Jembatan Pamuruyan, Simpang Nagrak, dan Simpang Ratu.

Untuk mengurangi dampak kemacetan, Satlantas Polres Sukabumi telah menempatkan personel di berbagai titik strategis guna mengatur arus lalu lintas.

“Kami telah mengerahkan petugas di sejumlah titik untuk memastikan arus kendaraan tetap mengalir dan menghindari kemacetan parah,” jelas Arif.

Petugas memperkirakan lonjakan kendaraan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang puncak arus balik Lebaran.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru