Doa Selamat Mapag Tahun 2025: Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Palabuhanratu

Selasa, 31 Desember 2024 - 18:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di bawah naungan semangat budaya dan spiritualitas, para pecinta budaya berkumpul dalam acara Doa Selamat Mapag Tahun 2025, sebuah ritual yang memadukan adat tradisi dengan nilai-nilai keagamaan.

Kegiatan ini digelar dengan khidmat di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sebagai wujud penghormatan kepada leluhur sekaligus mempersiapkan langkah optimisme memasuki tahun baru.

Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh KH. Asep Saprudin, memanjatkan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa sekaligus mendoakan para sesepuh terdahulu yang telah mewariskan tradisi dan kebijaksanaan lokal.

Dalam sambutannya, KH. Asep menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara adat kebiasaan dan ajaran syariat.

“Adat dan syariat itu laksana dua sisi mata uang, tidak terpisahkan. Sebagai generasi penerus, kita harus memegang teguh nasihat leluhur dan menjalankannya dengan istiqamah,” ujar KH. Asep, Selasa (31/12/2024).

Sementara itu, Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, melalui Lurah Palabuhanratu, Hendriana, juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

“Paguyuban Padjadjaran Anyar yang diinisiasi oleh Abah Firman menjadi teladan bagaimana tradisi Sunda tetap hidup di tengah modernitas. Kami sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dengan dukungan pemerintah daerah,” ungkap Hendriana.

Acara ini tidak hanya berisi doa, tetapi juga diwarnai dengan berbagai kegiatan bermakna, seperti santunan anak yatim, pembacaan rajah oleh Sanggar Kalang Sunda Museum Kipahare, dan penampilan seni bela diri silat yang memukau para hadirin.

Kehadiran tokoh kasepuhan, seperti Abah Omik dari Kasepuhan Neglasari, Banten, menambah kharisma acara ini sebagai momen yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Acara ini turut mendapat sokongan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Gerakan Relawan Pandu Garuda (GRPG) yang diketuai oleh Sopian Darmayanto, dan dari unsur media Jurnal Sukabumi yang langsung disupport Pemred Ujang Herlan, menunjukkan kolaborasi yang erat dalam memperkuat nilai-nilai tradisi lokal.

Paguyuban Padjadjaran Anyar, yang dipimpin oleh Abah Firman Nirwana Boestomi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga sarana memperkuat jati diri kita sebagai masyarakat Sunda. Dengan memadukan adat dan spiritualitas, kita berharap tahun 2025 membawa keberkahan untuk semua,” tegas Abah Firman.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring
Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi
BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:01 WIB

RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Berita Terbaru