JURNALSUKABUMI.COM – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi menggelar deklarasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Damai, bertempat di Kodim 0607 Kota Sukabumi, Senin (06/11/2023).
Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyampaikan, melalui Deklarasi Pemilu Damai di Kota Sukabumi menjadi upaya menuju puncak pemilu agar berlangsung aman, dan damai.
“Tadi sudah disampaikan oleh seluruh pimpinan partai, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ingin pemilu di kota Sukabumi damai dari mulai persiapan, pelaksanaan tentunya sampai nanti pasca pemilu nanti,” ujar Kusmana. 
Menurut Kusmana, pemilu damai itu dilaksanakan dimulai dari perencanaan, sampai pasca Pemilu. Seperti diketahui, saat ini proses pemilu sudah masuk tahapan.
“Nanti pada saat pelaksanaannya pilkada, pileg, pilpres,tidak ada perselisihan ,dengan deklarasi ini kita akan selalu kompak semuanya, Kita berharap kota Sukabumi tambah maju, tambah bahagia lahir batin, Jabar tambah maju dan Indonesia juga maju,” ucapnya.
Dia menjelaskan, pemerintah daerah sudah memberikan anggaran 40 persen dari ketentuan yang sudah disepakati antara Pemda Kota Sukabumi, Bawaslu dan KPU (Komisi Pemilihan Umum).
Di tempat yang sama, Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf. Yudhi Hariyanto, menyampaikan deklarasi pemilu damai ini serentak dilakukan di wilayah Jawa Barat. Adapun untuk pelaksanaan tingkat provinsi, itu berlangsung di Kabupaten Ciamis yang dihadiri oleh Kasad dan Pangdam.
“Adapun untuk pelaksanaan tingkat Jawa Barat dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, dihadiri oleh bapak Kasad,bapak Pangdam, Kapolda Jabar, PJ Gubernur yang diwakili, termasuk juga dari KPU (Komisi pemilihan umum) provinsi Jabar dan Bawaslu Jabar,” ujarnya.
Lanjut dia, dalam pengamanan pemilu pihaknya mengacu pada peraturan undang-undang tentang integritas leading sektor.
“Sesuai undang- undang membantu polisi, jadi sebetulnya leading sektornya ataupun yang berwenang melaksanakan pengamanan pemilu itu dari polri, sedangkan dari TNI kita hanya membantu untuk mekanisme sendiri itu sudah diatur,” jelasnya.
Sebanyak 400 personel TNI yang tersebar di Koramil dan Makodim 0607 Kota Sukabumi disiapkan untuk mengamankan pemilu 2024 mendatang. Dia juga menekankan, tidak hanya dalam tahapan saja yang perlu diawasi pengamanannya, namun juga pada pasca pemilu tersebut.
“Jdi kita sampaikan komitmen kita termasuk juga arahan dari pimpinan kita, kita netral kemudian juga kita membantu polisi dalam memantau pemilu. Yang harus diwaspadai mungkin pasca pemilu harus diantisipasi biasanya suka ada gesekan-gesekan, Semoga pemilu di Wilayah kodim 0607/ Kota Sukabumi Kondusif,” tutupnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

















