JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi memastikan video yang beredar di medsos yang merekam tenaga kesehatan pilih senam pagi dan menelantarkan pasien bukan di Puskesmas Palabuhanratu.
Kepastian tersebut dikatakan Kepala Puskesmas Palabuhanratu Ade Kartini Tresnawati. Dia mengklarifikasi bahwa video yang beredar tersebut sebenarnya tidak ada keterkaitan dengan puskesmas Palabuhanratu. Namun, narasinya saja ditulis di Palabuhanratu.
“Sebetulnya pas kita lihat juga kaget ya, termasuk teman-teman di sini juga ada edaran itu. Tapi setelah dilihat dari awal sampai akhir selesai video, itu sama sekali bukan di sini,” ujar Ade kartini Jumat (6/10/2023).
Ade menambahkan walaupun dilakukan senam bersama, Puskesmas Palabuhanratu tidak memiliki halaman yang cukup luas untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Apabila ada kegiatan semacam itu, biasanya dilakukan di Lapang Cangehgar.
“Kebetulan kita mempunyai halaman puskesmasnya kecil jadi tidak memungkinkan untuk senam bersama dan saya juga sudah mengklarifikasi ke dinas Kesehatan bahwa itu sebetulnya bukan di puskesmas kami,” terangnya.
Ade juga menunjukkan lokasi yang menjadi viral dalam video tersebut, tetapi kondisinya tidak sesuai dengan situasi di Puskesmas Palabuhanratu.
“Bisa dilihat dan dibuktikan dengan halaman, warna cat dari gedung, jadwal pelaksanaan pemeriksaan dokter itu tidak sama, karena di sini kita punya dua dokter yaitu dokter Kris dan dokter Riza, sedangkan yang terpampang di situ (video) itu adalah dokter Sherly dan dokter Widya,” jelasnya.
Sebelumnya, beredar video di medsos memperlihatkan petugas puskesmas sedang melakukan senam pagi, sedangkan di dalam ruang dan halaman banyak pasien menunggu antrean.
Video berdurasi 19 detik ini, tertulis puskesmas yang berada di wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Hal itu pun mencuat dibeberapa sosial media.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: AA Rohman












