Menilik Perjalanan Pengrajin Bambu di Sukabumi yang Hampir Punah

Senin, 2 Januari 2023 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di Kabupaten Sukabumi terdapat sebuah kampung yang sebagian penduduknya memiliki keterampilan sebagai pengrajin bambu. Salah satunya di Kampung Cisitu, Desa Sukamulya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.

Kendati pekerjaan sebagai pengrajin bambu kian punah, akan tetapi di desa tersebut masih tekun dilakoni bahkan dinilai warisan turun temurun. Hal itu diungkap oleh salah seorang pengrajin, Jajang (70) yang mengaku, meski sudah memasuki usia senja, dirinya tetap menekuni pekerjaan tersebut.

Jajang menceritakan, kemampuannya dalam menghasilkan alat berdaya guna dari bambu didapatkan sejak dia remaja. Keahlian itu juga didapatkan Jajang dari orang tuanya.

“Dari tahun 1975, ya dari orang tua pengrajin, generasi abah mah dari kecil, kakek sama. Jadi dari kecil abah juga orang tua udah bikin, umur 13 tahunan. Rajin saja, sampai tua masih berjalan bikin ini. Sedikit-sedikit juga bisa ada pemasukan,” kata Jajang saat ditemui di rumahnya, Senin (01/01/2023).

Sehari-hari Jajang bekerja sebagai petani, kini keterampilannya jadi pengrajin bambu itu menjadi pemasukan tambahan saja. Kendati begitu, pria 70 tahun itu masih terlihat cekatan saat menganyam tiap lapisan bambu hingga menjadi perkakas rumah tangga seperti nampan bambu.

Dia biasanya membuat kerajinan selama tiga hari, sebelum dijual ke pasar. Dari sebatang bambu itu, bisa dibuat menjadi perkakas seperti nampan bambu, pengki, tempat pasir, kipas bambu atau dalam bahasa sunda disebut hihid, tungku penanak nasi, dan tudung saji.

Selain ramah lingkungan, kata dia, perkakas dari bambu juga mempunyai kekuatan penggunaan selama tiga tahun.

Ketua Dunia Bambu Sukabumi (DBS), Agus Ramdhan mengatakan, sejauh ini di Sukabumi masih ada puluhan pengrajin bambu. Namun, seiring waktu para pengrajin mulai berkurang dan beralih profesi.

“Sebetulnya kalau dikumpulkan dari kota dan kabupaten itu lebih dari 66 karena mereka itu kalo sekarang mereka membuat dan harus terjual dan jadi uang langsung,akhirnya mereka beralih profesi lagi,” kata Agus.

Ia menyebut, Kabupaten Sukabumi memiliki 356 desa dan 5 kelurahan yang menghasilkan tanaman bambu. Namun jumlah tersebut bersifat sporadis atau menyebar, tidak terhampar dalam satu wilayah.

“Kita mengkampanyekan dengan masyarakat dan tokoh-tokoh, kita mendeklarasikan bahwa Sukabumi layak menjadi pusat bambu nasional di antaranya Disdik akan memasukkan seni anyam ke muatan lokal, Disnaker juga akan memasukkan ke dalam agenda kriya bambu selain dari kriya kayu,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan
DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Jumat, 11 September 2026 - 09:19 WIB

Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam