Banjir Purabaya, 191 Rumah Teredam dengan Korban Terdampak 1.199 Jiwa

Minggu, 9 Oktober 2022 - 12:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, mencatat data teranyar bencana banjir di wilayahnya meredam ratusan rumah hingga korban terdampak ribuan jiwa.

Berdasarkan data rekapitulasi Minggu (09/10/2022) pukul 12.26 WIB. Tercatat, ada 191 rumah teredam dan korban terdampak mencapai 359 kepala keluarga (KK) dengan total 1.119 jiwa.

“Total tersebut hasil pendataan tim di lapangan akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada tanggal 07 Oktober kemarin,” ujar Camat Purabaya, Mulyadi kepada jurnalsukabumi.com.

Bencana kali ini, kata dia, melanda tiga desa yaitu, Desa Purabaya, Neglasari dan Margaluyu. Peristiwa terjadi diakibatkan meluapnya air di beberapa sungai tepat pada hujan deras yang cukup lama terjadi.

“Total jumlah tersebut merupakan pendataan dari tiga desa yang dilanda bencana. Hari ini, bantuan mulai berdatangan dan langsung disalurkan. Sementara, para relawan lainnya masih terus melakukan evakuasi berupa pembersihan banjir di lokasi,” jelasnya.

Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya, Yanto Prayitno menambahkan, dari total 191 rumah teredam banjir ini rinciannya, rumah dengan rusak ringan 132, rusak sedang 6 dan rusak berat 9 unit.

“Kondisi saat ini warga mengungsi sebagian ada yang sudah pulang juga. Selain menyalurkan bantuan terhadap warga, kita juga telah melakukan pembersihan massal,” sambungnya.

Adapun bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini, kata Yanto, yakni berupa kebutuhan pokok, perlengkapan tidur dan pakaian layak pakai. Sementara ke depannya, yaitu bantaun rehab bagi rumah yang mengalami rusak berat.

“Bagi para donatur bisa langsung mengirimkan bantuan ke Kantor Kecamatan Purabaya. Alhamdulilah, saat ini bantuan dari BPBD, Dinsos, Kodim, Relawan PUAS, sehati dan lainnnya sudah mulai berdatangan,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB