Dibacok Geng Motor, Anggota Pemuda Pancasila Kota Sukabumi Kritis 

Minggu, 6 Februari 2022 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua pemuda yang salah satunya anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) diserang oleh empat orang yang diduga anggota geng motor di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi,  Minggu (6/2/2022).

Akibatnya, satu orang anggota Ormas PP kritis terbaring di ruang ICU RSUD R. Syamsudin SH karena mengalami luka dalam bacokan senjata tajam (sajam) jenis celurit pada bagian punggung bagian kanan korban.

Sedangkan satu korban lagi menderita luka sabetan sajam pada tangannya karena menghindari serangan dari kelompok geng motor tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPC PP Kota Sukabumi, Hendi Wiryadi mengatakan, pertama mendapatkan laporan kronologi kejadian berawal dari salah satu anggotanya yang berinisial SS (30) warga Kelurahan Dayeuhluhur yang akan menjemput temannya di wilayah Lembursitu.

“Kejadiannya pikul 02.30 WIB. Sesampainya di lokasi kejadian, korban yang waktu itu mengendarai sepeda motor yang berboncengan dengan teman kerjanya, tiba-tiba diserang oleh empat orang yang diduga sebagai anggota geng motor dengan menggunakan dua sepeda motor,” beber Hendi Sapaan akrab (Comen) kepada Jurnalsukabumi.com.

Lanjut dia, awalnya satu motor yang dikendarai oleh geng motor tersebut menyerang teman korban yang diboncengnya. Dan temannya tersebut sempat menghindar sehingga terkena luka sabetan sajam. Sementara, anggota PP yang posisinya tengah mengendari motor tak terhindarkan sehingga kena membacok dan menancap di punggung.

“Saya tidak terima atas kekerasan terhadap siapapun, apalagi terjadi kepada keluarga besar Pemuda Pancasila. Kami juga akan meminta dan menuntut tuntas proses hukum dan mencari siapa pelakunya,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, di Mapolres Sukabumi Kota, saat ini anggota dari Ormas PP sudah berkumpul untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota.

Sementara itu, Ketua Badan Pembelaan dan Penyuluhan Hukum (BPPH) Kota Sukabumi, Dedi Setiadi menambahkan, pihaknya sedang melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian dan saksi saat ini sedang melakukan oleh TKP dengan petugas dari Unit Jatanras Polres Sukabumi Kota.

“Sudah kami laporkan, dan ini pasti terungkap,” singkatnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru