Tewas Membusuk di Kamar, Karyawan PT Silga Perkasa Kota Sukabumi

Senin, 5 April 2021 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi mulai membusuk, Senin (05/04/21).

Jasad korban ditemukan disebuah rumah mes PT Ternak Ayam di Jalan RH Didi Sukardi, RT 01/04, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Informasi yang berhasil didapat, peristiwa itu diketahui pada Senin (05/04/21) sekitar pukul 13.00 WIB.

Diketahui korban berinisial R.G (31) dia merupakan karyawan swasta bagian perawatan kebersihan di pabrik PT Silga Perkasa yang beralamat di Jalan Pelabuhan II, G. Bahagia 1 Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Muhammad Guruh salah satu, saksi mata kejadian mengatakan, sebelum ditemukan tewas. Pada Sabtu (03/03/21). Korban masih melakukan aktivitas bekerja dan pulang ke kamar mes seperti biasanya.

Namun para saksi tidak curiga sama sekali bahwa korban pada saat itu tinggal di mes. Pasalnya mengingat malam minggu pada umumnya karyawan lain dan korban semua pulang ke rumah masing masing.

“Sepertinya korban itu menginap di kamar mes, dan diketahui dalam keadaan tewas hari ini,” imbuhnya.

Lanjut dia, korban diduga meninggal dunia sejak dua hari lalu. Pasalnya, korban sudah ditemukan dalam keadaan membusuk.

“Ya, pas ditemukan dalam keadaan membusuk,” ujarnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, membenarkan terkait kejadian penemuan mayat tersebut.

“Ya, betul” singkatnya, kepada jurnalsukabumi.com saat dihubungi melalui aplikasi pesan whatsApp.

Namun dia tidak menjelaskan secara rinci kronologi kejadian tersebut. Yang jelas sambung dia, polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru