Pasca Dilantiknya Marwan-Iyos, Ini Tanggapan dan Saran Pengamat Kebijakan Publik

Senin, 1 Maret 2021 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Setelah Dilantiknya Marwan Hamami-Iyos Somantri sebagai Bupati-Wakil Bupati Sukabumi periode 2021-2026 di tengah merebaknya pandemi covid 19, ini tanggapan dan harapan dari pemerhati kebijakan publik Sukabumi Dian Purwanti. Pasalnya bukan sesuatu hal yang mudah untuk dapat mewujudkan janji politik kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Namun demikian konsekuensi dari pejabat politik adalah memenuhi janji politik yang sudah tertuang dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi dengan cara dan upaya apapun.

“Karena kredibilitas seorang Kepala daerah dipertaruhkan dalam Visi Misi dan slogan yang dijanjikannya. Dengan visi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius, maju dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir dan batin adalah sebuah cita-cita luhur yang patut didukung oleh seluruh aparatur dan masyarakat kabupaten Sukabumi tentunya,” ungkap Dian Purwanti, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (01/03/21).

Menurut Ketua Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), proses pencapaian Visi ini tidak hanya membutuhkan keandalan seorang Bupati saja, namun diperlukan sinergitas dari seluruh komponen yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Keandalan seorang Pejabat politik biasanya akan dinilai dari 100 hari masa kepemimpinannya. Disinilah saatnya Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi dituntut untuk berfikir cerdas, inovatif, kreatif, visioner, dan cermat dalam menetapkan kebijakan-kebijakan yang mengarah pada terwujudnya Visi-Misi yang telah dicanangkan,” kata dosen bergelar doktor ini.

Dalam proses pengambilan kebijakan sangat dipengaruhi oleh tatanan kelembagaan dan nilai-nilai seperti political values, organization values, personal values, policy values, dan ideological values. Dalam proses pengambilan kebijakan juga sering dipengaruhi oleh beberapa kesalahan dan bias.

“Kesalahan-kesalahan umum sering terjadi dalam proses pembuatan keputusan antara lain cognitive nearsightedness, the future will repeat the past, over simplification, overreliance on one’s own experience, Kebijakan yang dilandasi oleh pra konsepsi pembuat keputusan, padahal Kebijakan akan lebih baik hasilnya kalau didasarkan pada temuan dan bukti-bukti (evidence-based),” paparnya.

Sayangnya temuan-temuan ini sering diabaikan bila bertentangan dengan gagasan atau pra konsepsi pengambil kebijakan, berikutnya unwillingness to experiment , padahal untuk mengetahui apakah suatu keputusan itu dapat diimplementasikan atau tidak adalah dengan mengujicoba secara nyata pada ruang lingkup yang kecil (pilot project), dan reluctance to decide, yaitu Keengganan untuk membuat keputusan kendatipun mempunyai cukup fakta-fakta.

“Sebagai pemerhati kebijakan publik, saya menaruh harapan besar kepada pasangan DMarwan Hamami dan Iyos Somantri, dapat mengambil kebijakan yang tepat di 100 hari pertama kepemimpinannya. Tentu saja kebijakan yang memenuhi janji Visi-Misi dan penanggulangan wabah covid 19 yang semakin hari semakin sulit dikendalikan penyebarannya,” tandasnya.

Untuk mewujudkan visi pertama membangun sumber daya manusia yang beriman, berbudaya dan berdaya saing. Bupati sebaiknya membuat kebijakan peningkatan kualitas SDM aparatur Desa. Karena sebagaimana kita ketahui bersama, pusat pembangunan Indonesia kini beralih ke pedesaan dengan adanya program dana desa yang nilainya terbilang fantastis namun dalam pengelolaan dan pemanfaatannya kadang jauh dari ekspektasi karena kelemahan kualitas penyelenggara pemerintahan di tingkat desa.

Untuk mewujudkan visi kedua meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi berbasis agrobisnis dan pariwisata berkelanjutan. Diperlukan kebijakan yang berbasis dari hasil penelitian ilmiah, dimana setiap desa dituntut untuk mampu mengenali dan menggali potensi desanya masing-masing, tidak mengimitasi kesuksesan daerah lain yang tidak sesuai dengan situasi, kondisi, dan potensi desa sehingga upaya peningkatan produktivitas, daya saing ekonomi dan pariwisatanya berkelanjutan dapat terwujud.

“Untuk mewujudkan visi Ketiga meningkatkan konektivitas untuk percepatan pertumbuhan wilayah tidak akan sulit jika visi pertama dan keempat telah tercapai. Karena peningkatan kualitas SDM aparatur Desa akan berbanding lurus dengan meningkatnya kualitas pelayanan public yang inovatif, professional dan akuntabel,” jelasnya.

Terkait penanganan wabah covid 19 di Kabupaten Sukabumi, coba mengutip hasil analisis dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) “Selamatkan Manusia dan Korbankan Ekonomi Dalam Jangka Pendek Agar Dampak Tidak Terasa Pada Jangka Panjang”, inilah kebijakan yang paling urgen untuk segera diimplementasikan. Karena Pemerintah memiliki tanggungjawab yang sangat besar untuk memastikan keselamatan warga serta jaminan kebutuhan dasar warga terutama kelompok miskin dan rentan miskin, ditambah pekerja informal yang terputus dari sumber penghasilan harian.

“Untuk itu pastikan 5 Tepat, Policy Accuracy, Accuracy of Implementation, Target Accuracy, Environmental Accuracy, dan Accuracy of Data. Pendistribusian sembako sebaiknya dilakukan dengan door to door service oleh pejabat berwenang di setiap wilayah atau dilakukan di kantor desa/kecamatan/kelurahan dengan pengaturan jadwal yang menyesuaikan kebutuhan lapangan,” pungkasnya.

Redaktur: FK Robbi

 

Berita Terkait

Api Menyambar Stok BBM, Pemilik Warung di Simpenan Ditemukan Meninggal 
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Ancaman Gerusan Tanah di Depan Mata, Warga Leuwi Gadog Simpenan Desak Normalisasi Sungai Cidadap
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut
Sertijab Kasi Pidum Kejari Kabupaten Sukabumi: Christopher Sinaga Resmi Gantikan Abram Nami Putra
5.400 Peserta Pramuka Sukabumi, Kapolri Listyo Sigit Bicara Ancaman Era Media Sosial
Toko Akuarium dan Kelontong di Palabuhanratu Jual Miras, Polisi Sita Ratusan Botol Beralkohol 
Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Kabupaten Sukabumi Perkuat Penegakan Hukum Humanis

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:14 WIB

Api Menyambar Stok BBM, Pemilik Warung di Simpenan Ditemukan Meninggal 

Sabtu, 5 September 2026 - 19:53 WIB

Ancaman Gerusan Tanah di Depan Mata, Warga Leuwi Gadog Simpenan Desak Normalisasi Sungai Cidadap

Jumat, 4 September 2026 - 12:53 WIB

Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut

Kamis, 3 September 2026 - 18:30 WIB

Sertijab Kasi Pidum Kejari Kabupaten Sukabumi: Christopher Sinaga Resmi Gantikan Abram Nami Putra

Kamis, 3 September 2026 - 13:33 WIB

5.400 Peserta Pramuka Sukabumi, Kapolri Listyo Sigit Bicara Ancaman Era Media Sosial

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam