JURNALSUKABUMI.COM – Tim SAR gabungan kembali melakukan briefing untuk menentukan rencana operasi SAR korban hilang di Sungai Cibeber, Cicurug, yang akan dilakukan hari ini, Kamis (13/08/2020).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 07.00 WIB pagi tadi itu langsung dipimpin Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) di lokasi kejadian.
“Kami akan optimalkan pencarian pada hari ini dengan mengerahkan seluruh unsur SAR gabungan dengan alat yang ada di lapangan, kita mohon doa serta dukungannya agar korban segera kita temukan,” ujar Hendra.
Memasuki pencarian hari ketiga terhadap Muhammad Akbar (15) seorang santri Al-Amin yang tenggelam di Sungai Cibeber itu kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari puluhan personil SAR.
“Pencarian kali ini kita bagi area menjadi 3 (tiga). SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian sejauh 4 km, SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian sejauh 4 km, kemudian SRU ketiga melakukan penyelaman dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian apabila kondisi memungkinkan,” pungkasnya.
Adapun Tim SAR Gabungan terdiri dari, Pos SAR Sukabumi, Polsek Cicurug, Babinsa Nangerang, Babinkamtibmas Nangerang, BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar Cicurug, PMI Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Cicurug, Relawan Doa, SAR Khatulistiwa, MAPALA CBI, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi danAqua Rescue.
Selain itu, dibantu pula dari IEA Sukabumi, PDC, SISPALA Semut, Voulenter Phantera, AERI, Sarda Kabupaten Sukabumi, Paguyuban Ambulance Sukabumi, Relawan ASC, Laskar FPI, Sehati Sukabumi, Catatan Cakrawala Cidahu, Ruang peduli, Kopel, Tagana, Banser, serta masyarakat setempat dikerahkan guna memaksimalkan pencarian pada hari ini.
Reporter: Ifan II Redaktur: Ujang Herlan






