Cari Pendamping Marwan, Koalisi Golkar, Demokrat dan PKS Kian “Mesra”

Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Genderang perang jelang Pilkada Bupati (Pilbup) Sukabumi sejumlah partai mulai membangun komunikasi yang kian mesra, seperti halnya Partai Golkar, PKS dan Demokrat yang terus menjajaki koalisinya dalam rangka memenangkan Pilkada nanti dan mencari pendamping Marwan Hamami.

“Memang kami dengan PKS dan Demokrat ini semakin intensif membangun koalisi, dengan hasil yang optimal untul mendapatkan pendamping Pak Marwan yang terbaik,” ungkap Sekretaris DPD Golkar Sukabumi Budi Azhar, Mutawali, kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut Budi, koalisi yang akan terbangun tentunya dengan tidak buru-buru. Tapi pelan yang berujung pasti menghasilan kekuatan besar.

“Golkar berjalan terus komunikasi politik ini, namun kami tak buru-buru, yang terpenting adalah adanya kesamaan persepsi, visi dan misi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi Yusuf Maulana membenarkan, bahwa komunikasi dengan Golkar saat ini terus intensif untuk mencari pendamping Marwan Hamami.

“Kami menginginkan yang pasti, atau dalam bahasa sunda asak riksa, yang mendampingi Pak Marwan nanti,” katanya.

Yusuf tidak mau ada hal yang terjadi disaat kita pasangkan secara umum atau di publik dan digembor-gemborkan pasangannya. Berujung batal dan rubah pasangan.

“Yang penting, kalau orang nikah itu saat mau ijab kabul, pasangan yang akan kita nikahkan benar-benar pasangan yang memang sudah mantap dan berjodoh lama. Jangan sampai tiba-tiba saat ijab kabul pasangannya berubah kan malu,” tuturnya.

Saat ditanya, siapakah kandidat kuat yang akan mendampingi Marwan sendiri, apakah Iyos Somantri, Yusuf enggan memberikan komentar lebih banyak.

“Intinya pasangan yang mendampingi Pak Marwan memang sudah lama berkenalan dan bareng-bareng, namun saat ini kita tahan dulu menuju ijab kabul, nah kalau sudah mulai mendekati waktu mau ijab kabul, kita nikahkan,” pungkasnya.

Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru