Warga Sukabumi Laporkan “Shoppe Online”, Beli Masker Berujung Account Diblok

Jumat, 3 April 2020 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Harus hati-hati kepada warga Sukabumi saat melakukan transaksi jual beli online. Pasalnya warga Kampung Cempaka Putih Rt 02/11, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Nurul Hikmah (27) raib uangnya senilai Rp 3.800.000 saat membeli masker melalui PT Shopee International Indonesia, akhirnya melaporkan ke Polres Sukabumi, Rabu (01/04/20).

Informasi yang dihimpun jurnalsukbumi.com, berdasarkan surat Tanda Bukti Laporan (STBL) Polres Sukabumi, STBL/75/IV/2020/SPKT, Nurul melaporkan PT Shopee International Indonesia, dengan kronologis, pada Rabu 25 Maret 2020, Nurul Hikmah membeli masker merek Sensi Earlop 3 PLY dengan harga Rp 1.900.000.

“Setelah pemesanan saya melanjutkan transaksi pembayaran dengan transfer ke BCA 0845063210 atas nama AIR PAY Inenational Rp 3800.000,” ungkap Nurul, kepada jurnalsukabumi.com.

Setelah Nurul melakukan pembayarakan sekitar pukul 15.21 WIB, Namun tiba-tiba pukul 16.41 WIB dibatalkan oleh PT Shopee International Indonesia, dengan alasan barang sedang kosong.

“Setelah itu pihak Shopee mengkonfirmasi bahwa saldo dikembelikan atau pengembalian melalui shoppepay. Namun kenyataannya tidak ada, bahkan account milih saya diblok sepihak oleh PT Shoppe,” ujarnya.

Ditambahkan Nurul, bahwa dirinya pun langsung melakukan pembelokiran nomor rekening yang dimilikinya. Dikhawatirkan ada sesuatu yang tidak diinginkan.

“Saya menghubungi PT Shopee sudah beberapa kali, namun uang tersebut tak kembali,” jelasnya.

Sementara itu, tim media jurnalsukabumi.com sempat menghubungi via telepon celuler, pihak Shopee belum memberikan tanggapan berlamat, Wisma 77 Tower 2 Lantai 11, Jl. Letjen. S. Parman Kav. 77 Slipi, Palmerah. Jakarta Barat, 11410
Telepon: (021) 8064 7100.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru