Hindari Motor, Truk VS Motor “Adu Banteng” di Cikembar, Kronologisnya?

Kamis, 6 Februari 2020 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kendaraan jenis dum truk terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di Jalan Pelabuhan 2 KM 15,5. Tepatnya, di Kampung Mayak, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/2/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, korban mengalami patah kaki kanan. Diduga, insiden itu akibat truk menghindar dari sepeda motor yang tiba-tiba keluar dari gang.

Informasi yang didapat, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 08.20 WIB, saat dum truk bernomor polisi F 9253 SB melaju dari pangleseran menuju Cikembang. Belakangan diketahui, truk itu dikemudikan Dadang (46), warga Kampung Jangarang, Desa Cibininong Hilir, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Laka lantas truk vs motor.

Saat melintas di lokasi, tiba – tiba ada sepeda motor yang keluar dari gang. Sontak saja, Dadang membuang setirnya ke kanan. Di saat bersamaan dari arah berlawanan, muncul sepeda motor Yamaha Vixon bernopol B 4728 FEW. Kecelakaan “adu banteng” pun tak bisa terhindarkan. Motor warna biru itu dikendarai oleh Idim Hermansyah (36) warga Kampung Karangsari, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor itu pun tertabrak truk.

Tubuh pemotor terpental hingga kaki kanannya mengalami patah tulang. Sementara, truk tampak oleng setelah adu banteng dan berada di sisi jalan. Bagian depan motornya hancur. Laka lantas ini tengah dalam penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Cikembar, AKP I Djibaedi, membenarkan ikhwal peristiwa tersebut. Setelah mendapat informasi pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melakukan pertolongan pertama terhadap korban.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Korban yang mengendarai sepeda motor mengalami patah kaki sebelah kanan dan langsung kami bawa ke RSUD Syamsudin SH (Bunut) Kota Sukabumi,” kata Djubaedi kepada jurnalsukabumi.com.

Djubaedi mengimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati – hati lagi. Terlebih, jika di musim hujan yang mengakibatkan kondisi jalan licin.

“Harus lebih berhati – hati, apalagi jalan belokan dan dalam kondisi hujan, pasti jalanan mengalami licin,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru