Awas, Petahana Jangan Politisi Bansos Covid-19 Jadi Intrik Politik

Selasa, 16 Juni 2020 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan agar para calon petahana di Pilkada Serentak 2020 tidak mempolitisasi dana bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Jangan sampai bantuan ini dimanfaatkan sebagai kampanye terselubung demi meraup dukungan.

Ketua Bawaslu Abhan menuturkan, pilkada harus berjalan fair seusai prinsip-prinsip demokrasi. Bawaslu telah melakukan sosialiasi dan memberikan imbauan kepada para kepala daerah mengenai hal ini.

“Petahana memiliki banyak akses dibandingkan pendatang baru. Saya kira harus adil dalam tahapan Pilkada 2020,” kata Abhan dalam Webinar Pemilu Rakyat 2020 bertajuk Pemilu Rakyat di Tengah Pandemi, Selasa (16/6/2020).

Menurut Abhan, dalam sosialisasi tersebut Bawaslu meminta kepada kepala daerah agar tidak memajang foto diri mereka di dalam bansos, baik berupa stiker atau identitas lain. Bansos harus mengatasnamakan pemerintah baik daerah maupun pusat, bukan pribadi.

Dia juga menyorot sejumlah daerah yang pimpinannya ikut menjadi kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Menurutnya, perlu ada terobosan agar jabatan tersebut diturunkan kepada sekretaris daerah, terutama bagi mereka yang bakal maju di Pilkada Serentak 2020.

Pengalihan jabatan ini penting demi menghindari potensi kampanye terselubung dari calon petahana. Dalam hal ini, dia mendorong Kementerian Dalam Negeri segera mengambil keputusan.

“Harus ada terobosan, ini wilayahnya Kemendagri, pemerintah bisa mengatur itu. Di Undang-Undang sudah diatur agar kepala daerah tidak menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadi,” kata dia.

Webinar Pemilu Rakyat 2020 membahas berbagai persiapan jelang Pilkada Serentak 2020. Selain Abhan, hadir sebagai narasumber yaitu Ketua KPU Arief Budiman, anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia, Ketua KPI Agung Suprio dan Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga.

Sumber: Net

Berita Terkait

Dipanggil ke Purwakarta, KDM Ingin Kampung Adat Ciptamulya Ditata
Usung Perubahan di PWI Jabar, Kang Andhy Tawarkan Program Kesejahteraan hingga Karier Internasional
Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi
Hergun Usul Kemendagri Luncurkan Program Wirausaha Pemula untuk Kemandirian Ekonomi Ormas
Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Disabilitas
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Napak Tilas Kang Budi Azhar: Berawal dari PK Sagaranten, Kini Nahkodai Parlemen Kabupaten Sukabumi
Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Dipanggil ke Purwakarta, KDM Ingin Kampung Adat Ciptamulya Ditata

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:04 WIB

Usung Perubahan di PWI Jabar, Kang Andhy Tawarkan Program Kesejahteraan hingga Karier Internasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:21 WIB

Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hergun Usul Kemendagri Luncurkan Program Wirausaha Pemula untuk Kemandirian Ekonomi Ormas

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:48 WIB

Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Disabilitas

Berita Terbaru