JURNALSUKABUMI.COM – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ummi Kulsum Kota Sukabumi menggelar pelatihan dasar jurnalistik bagi siswa, guru, dan operator sekolah, Kamis (22/10/2026) sore. Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan keterampilan menulis, memperkuat literasi digital, serta menumbuhkan sikap kritis di tengah derasnya arus informasi.
Pelatihan yang berlangsung di ruang serbaguna PKBM Ummi Kulsum tersebut diikuti sejumlah siswa yang memiliki minat dalam dunia tulis-menulis, bersama tenaga pendidik dan operator sekolah.
Untuk memberikan pemahaman mengenai dunia jurnalistik, PKBM Ummi Kulsum menghadirkan Pemimpin Redaksi sekaligus CEO sukabumiNews, Abdul Malik AS, yang akrab disapa Kang Malik, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Abdul Malik menjelaskan berbagai dasar jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita menggunakan unsur 5W+1H, etika jurnalistik, hingga tantangan menghadapi derasnya informasi di era digital.
Ia menegaskan, jurnalistik bukan sekadar keterampilan merangkai kata, melainkan juga kemampuan menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Jurnalistik bukan sekadar merangkai kata, tapi bagaimana kita bisa menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Bagi para siswa, kemampuan menulis dan jurnalistik ini sangat penting. Ini bukan hanya untuk mencetak wartawan, tetapi lebih kepada melatih daya kritis, kepekaan sosial, dan kemampuan analisis,” ujar Abdul Malik di hadapan peserta.
Abdul Malik, yang juga tercatat sebagai pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya Bidang Humas dan Publikasi, turut mendorong para siswa dan tenaga pendidik agar menjadi bagian dari penyebaran informasi yang positif.
Menurutnya, pemahaman jurnalistik dapat membantu peserta lebih cermat dalam menyaring informasi, mengenali berita bohong atau hoaks, serta menghasilkan konten yang edukatif dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Ketua PKBM Ummi Kulsum, Dede Saptaji, SH, yang turut membuka kegiatan tersebut, mengatakan pelatihan jurnalistik merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mengembangkan potensi dan keterampilan warga belajar di luar kegiatan akademik.
“Kami menyadari banyak siswa kami yang memiliki hobi menulis, bahkan sangat aktif di media sosial. Melalui pelatihan ini, kami ingin mengarahkan hobi tersebut menjadi keterampilan yang positif, terstruktur, dan bernilai. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan operator dalam mengelola serta menyajikan informasi lembaga kepada masyarakat,” ungkap Dede.
Ia menambahkan, PKBM Ummi Kulsum berencana membentuk komunitas jurnalistik internal atau tim redaksi cilik. Komunitas tersebut nantinya diharapkan dapat mengelola majalah dinding digital serta kanal informasi sekolah sebagai wadah bagi siswa untuk menuangkan gagasan dan mengembangkan kreativitas.
“Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi batu loncatan bagi anak-anak didik kami untuk lebih percaya diri berkarya, menuangkan ide, dan berprestasi di bidang jurnalistik,” tandasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, praktik menulis berita, serta simulasi wawancara. Melalui praktik tersebut, para peserta mendapat kesempatan untuk mengaplikasikan materi yang telah disampaikan narasumber.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi PKBM Ummi Kulsum Kota Sukabumi dalam menumbuhkan budaya literasi, membangun kemampuan berpikir kritis, dan membuka ruang bagi lahirnya generasi muda yang kreatif serta cakap menyampaikan informasi di era digital.
Redaktur: Ujang Herlan













Komentar