Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden mulai diterjemahkan hingga tingkat daerah. Di Kabupaten Sukabumi, Dinas Pertanian mulai mengakselerasi penerapan sistem pertanian modern sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi sekaligus memperkuat target swasembada pangan nasional.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penyamaan persepsi seluruh koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dari 47 kecamatan mengenai penerapan program PMAS yang digagas Kementerian Pertanian. Program ini menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan hasil panen melalui pemanfaatan teknologi, mekanisasi, serta pola budidaya yang lebih efisien.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mengatakan rapat bersama para penyuluh dilakukan agar seluruh pelaksana di lapangan memiliki pemahaman yang sama terhadap petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

“Hari ini kita menyamakan persepsi terkait program dari Pak Presiden dan Pak Menteri, bagaimana upaya meningkatkan produktivitas padi melalui PMAS dengan prinsip pertanian modern,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Menurut Aep, penerapan PMAS tidak hanya mengubah pola tanam, tetapi juga memanfaatkan teknologi mulai dari pengolahan lahan, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), digitalisasi, pemilihan benih unggul, hingga pengelolaan pupuk yang lebih optimal.

Salah satu perubahan yang diterapkan ialah metode tanam tanpa persemaian (tabela), penggunaan alat tanam hasil inovasi penyuluh, penyemprotan menggunakan drone, hingga panen dengan combine harvester.

Saat ini produktivitas padi di Kabupaten Sukabumi berada pada kisaran 5,7 ton per hektare. Melalui PMAS, pemerintah berharap produktivitas tersebut dapat terus meningkat sesuai target yang dicanangkan Kementerian Pertanian.

“Harapan Pak Menteri bisa di atas 10 ton per hektare. Kita berupaya mendekati target itu melalui penerapan teknologi dan pola budidaya yang lebih modern,” kata Aep.

Program tersebut sebenarnya sudah mulai diuji coba sekitar tiga pekan lalu di Kecamatan Waluran. Hingga kini, demplot percobaan telah mencapai sekitar 18 hektare dan akan diperluas ke seluruh wilayah.

“Awal Agustus nanti seluruh BPP di 47 kecamatan akan membuat demplot sehingga penerapan PMAS bisa dikawal langsung sesuai juknis dari Kementerian Pertanian,” jelasnya.

Selain peningkatan produktivitas, Dinas Pertanian juga menyiapkan strategi menjaga keberlanjutan lahan sawah. Upaya itu dilakukan melalui program Sangkuriang yang diarahkan untuk mempertahankan Lahan Baku Sawah (LBS) agar tidak beralih fungsi.

Menurut Aep, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden agar sebagian besar lahan sawah masuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Kita menjaga agar lahan sawah tetap menjadi sawah. Itu bagian dari arahan Pak Presiden supaya ketahanan pangan bisa berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan swasembada pangan di Sukabumi juga dilakukan melalui pembentukan Satgas Swasembada yang melibatkan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Kejaksaan, serta seluruh penyuluh pertanian.

“Semua bergerak bersama agar luas tanam meningkat, produktivitas naik, dan swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi bisa terus dipertahankan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

RS Bumi Jayanti Dibangun, KNPI Sukabumi Soroti Multiplier Effect bagi Pemuda dan Ekonomi Lokal
Seniman HG Sukabumi Gelar Aksi Donasi Baju Layak Pakai untuk Anak Yatim Piatu
Festival Bonsai Nasional Semarakkan HJKS ke-156, Gaungkan Sukabumi ke Tingkat Nasional
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Jelang Pilkades Serentak 2027: Kejari Kabupaten Sukabumi, ABPEDNAS dan SMSI Gelar Podcast
GRIB Jaya Rangkul Ratusan Ojol Sukabumi, Dari Jumat Berkah hingga Samakan Persepsi
HJKS ke-156, MHKI Sukabumi: Mubarakah, Tandang Sukabumi keur Jabar Istimewa
Desa Mekarjaya Jadi Pusat Kegiatan TMMD ke-130 di Sukabumi, Sinergi TNI Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:30 WIB

RS Bumi Jayanti Dibangun, KNPI Sukabumi Soroti Multiplier Effect bagi Pemuda dan Ekonomi Lokal

Sabtu, 19 September 2026 - 16:45 WIB

Seniman HG Sukabumi Gelar Aksi Donasi Baju Layak Pakai untuk Anak Yatim Piatu

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08 WIB

Festival Bonsai Nasional Semarakkan HJKS ke-156, Gaungkan Sukabumi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 12:25 WIB

Jelang Pilkades Serentak 2027: Kejari Kabupaten Sukabumi, ABPEDNAS dan SMSI Gelar Podcast

Jumat, 18 September 2026 - 19:27 WIB

GRIB Jaya Rangkul Ratusan Ojol Sukabumi, Dari Jumat Berkah hingga Samakan Persepsi

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam