JURNALSUKABUMI.COM – Momentum libur Idulfitri yang seharusnya menjadi ajang rekreasi justru berubah menjadi ujian kesabaran bagi para wisatawan.
Memasuki H+1 Lebaran, arus kendaraan menuju kawasan wisata selatan Kabupaten Sukabumi tersendat akibat kerusakan jalan di sejumlah titik.
Kemacetan panjang terjadi di jalur menuju kawasan Geopark Ciletuh atau Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren. Jalan nasional yang menjadi akses utama dilaporkan mengalami ambles dan kerusakan berat akibat pergerakan tanah yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Pantauan di lapangan pada Minggu (22/3/2026), antrean kendaraan mengular dari kawasan Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung hingga titik kerusakan. Ratusan kendaraan didominasi pelat luar daerah seperti B, F, dan D yang datang dari arah Bogor, Cibadak, hingga Kota Sukabumi.
Kondisi jalan yang bergelombang, berlubang, hingga ambles memaksa kendaraan melaju sangat lambat. Bahkan di beberapa titik, pengendara harus bergantian melintas untuk menghindari lubang besar dan gundukan tanah.
“Tahun 2026 ini paling parah. Relokasi warga hanya sebatas rapat, tapi belum ada realisasi,” ujar Dede (56), warga setempat.
Akibat kondisi tersebut, waktu perjalanan yang biasanya hanya ditempuh dalam hitungan menit dari Bantargadung menuju kawasan pantai kini membengkak hingga berjam-jam. Hingga siang hari, volume kendaraan terus meningkat tanpa diimbangi kelancaran arus.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












