Banjir Bandang Terjang Cisolok, 500 Rumah Warga Cikahuripan Terendam 

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi Selatan sejak Senin siang menyebabkan banjir bandang besar dari aliran Sungai Cisolok.

Akibatnya, kurang lebih 500 rumah warga di Desa Cikahuripan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, bahkan mencapai lebih dari satu meter di sejumlah titik.

Kepala Desa Cikahuripan, Heri Suryana atau yang akrab disapa Jaro Midun, menyebut banjir kali ini merupakan yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mengungkapkan kondisi masyarakat saat ini sangat mengkhawatirkan karena banjir masih berpotensi meluas akibat hujan yang belum mereda.

“Ini mungkin kejadian yang paling besar dibandingkan kejadian sebelumnya. Banjir bandang dari Sungai Cisolok langsung menerjang permukiman. Saat ini sudah sekitar 500 rumah terendam,” ujar Jaro Midun, Senin (27/10/2025).

Dalam laporan awal, tidak ditemukan korban jiwa berkat gerak cepat perangkat desa bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pihak kecamatan dalam melakukan evakuasi dan pengamanan. Namun kerugian material cukup besar, mulai dari perabotan rumah tangga, kendaraan roda dua hingga roda empat yang ikut terendam.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi kerugian material sangat besar. Motor, mobil, perabotan, semuanya terendam. Warga kami benar-benar butuh bantuan,” tambahnya.

Kades Cikahuripan menyerukan kepada BPBD Kabupaten Sukabumi, BPBD Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah pusat untuk segera turun tangan memberikan bantuan.

Ia juga menyampaikan harapan khusus kepada Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan tokoh nasional yang peduli pada masyarakat Jawa Barat agar memberi perhatian lebih terhadap kondisi ini.

“Kami mohon bantuan secepatnya dan segera direalisasikan. Ini musibah besar, warga kami dalam keadaan darurat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, hujan masih turun dengan intensitas sedang hingga lebat. Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah adanya korban susulan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit
Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Berita Terbaru