Minimarket Dibobol Maling di Kebonpedes, Gasak Rokok dan Kosmetik

Senin, 19 Mei 2025 - 17:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi pencurian dengan modus pembobolan minimarket di Sukabumi kembali terjadi. Kali ini terjadi di salah satu minimarket di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi pada Senin (19/05/2025).

Informasi dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.50 WIB, pelaku memanjat dinding luar toko untuk masuk melalui atap toko dengan cara membobolnya.

Hal itu diungkapkan oleh Egi Muhammad Fikri selaku kepala kantor minimarket, berdasarkan video rekaman cctv diduga pelaku beraksi sebanyak dua orang.

“Pertama itu jam 1.50 WIB, pelaku turun dari atap langsung menuju ke area kasir untuk melihat kondisi rokok, terus balik lagi ke belakang ngambil dus balik lagi ke depan terus ngambil rokok sama kosmetik,” ujar Egi.

Lanjut Eki, setelah mengambil barang pelaku memasukan barang curian itu ke dalam dus lalu melarikan diri lewat gudang.

“Udah ngambil barang dia packing ke dus langsung dia ke belakang untuk keluar, karena jalan keluarnya di balik lagi ke area mess/gudang langsung keluar lagi lewat atas,” ungkapnya.

Kondisi terkini, terdapat dua lubang atap yang dijebol, satu di bagian gudang dan satu di bagian toko, sedangkan ratusan bungkus rokok di etalase tampak kosong.

Akibat kejadian itu, Egi menyebut kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta rupiah dari berbagai jenis rokok, kosmetik, handphone, dan uang tunai yang berhasil dicuri.

“Untuk kerugiannya sendiri Rp50 juta, rokok biasa sama rokok elektrik, kosmetik, satu unit hp tokok terus uang modal Rp300 ribu yang ada di laci kasir,“ tuturnya

Menurutnya, kejadian berlangsung sekira 40 menit hingga pelaku berhasil membawa kabur barang curiannya. Satu pelaku disebut menunggu di luar tokok.

“Itu kejadiannya jam 1.50 WIB sampai jam 02.30 WIB. Yang masuk satu orang, terus di luar yang nunggu kayanya ada satu orang lagi. Ciri-cirinya tinggi pake jaket, celana kargo, pake masker,“ pungkasnya.

Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Mapolres Sukabumi Kota terkait peristiwa tersebut.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB