Jaga Ketahanan Pangan, Distan dan DKP Sinkronkan Data Tanam dan Panen Padi

Selasa, 15 April 2025 - 10:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar rapat penting terkait rekonsiliasi data Luas Tambah Tanam (LTT) dan Luas Tambah Panen (LTP) padi Dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan menyukseskan program swasembada nasional.

Digelar di UPTD Pertanian Wilayah I Sukabumi, Kecamatan Cisolok, Jumat kemarin (11/4/2025), pertemuan ini mempertemukan berbagai unsur strategis mulai Dinas Ketahanan Pangan (DKP), pejabat Distan, BPS, TNI, hingga penyuluh lapangan yang bergabung secara daring.

Menurut Kepala Bidang Sarana Pertanian, Deni Ruslan, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesesuaian data lapangan dengan perencanaan daerah.

“Target LTT padi Kabupaten Sukabumi untuk tahun 2025 mencapai 216.456 hektare, dan jagung 17.821 hektare. Angka ini tidak kecil. Perlu kolaborasi lintas sektor dan strategi yang tepat,” ujar Deni, Selasa (15/4/2025).

Dalam rapat tersebut, dilakukan penyelarasan data tanam periode Oktober 2024 – Maret 2025 serta data panen Januari – Juni 2025. Selain itu, dibahas pula potensi tambahan luas tanam di berbagai kecamatan, beserta tantangan seperti perubahan iklim, ketersediaan sarana produksi, hingga kondisi irigasi.

Yang menarik, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian dari Kementerian Pertanian, menandakan pentingnya wilayah Sukabumi dalam peta pangan nasional.

Deni juga menambahkan, sinkronisasi ini penting agar program percepatan tanam berjalan terarah dan terukur, yang ujungnya berdampak langsung bagi kesejahteraan petani dan stabilitas pangan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap hektare yang ditanam benar-benar tercatat dan terpantau. Ini soal kedaulatan pangan, dan itu dimulai dari desa-desa di Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru