Libatkan Disdik dan Dinsos, DP3A Siap Tangani Anak Penggalang Sumbangan di Jalanan

Selasa, 28 Januari 2025 - 06:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Fenomena anak-anak di bawah umur yang membawa kotak amal untuk meminta sumbangan di tempat umum di Kabupaten Sukabumi kembali menjadi perhatian serius.

Praktik ini tidak hanya melanggar hak dasar anak tetapi juga memunculkan dugaan eksploitasi yang mengkhawatirkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, H. Eki Radiana Rizki, menegaskan bahwa penanganan isu ini memerlukan pendekatan kolaboratif lintas sektor.

Menurutnya, persoalan ini bukan semata menjadi tanggung jawab DP3A, tetapi harus melibatkan Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Sosial (Dinsos), Satpol PP, Kementerian Agama (Kemenag), pihak kepolisian, masyarakat, dan media.

Sebagai langkah awal, DP3A mengusulkan rapat koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah penerbitan surat edaran oleh Kemenag untuk melarang anak-anak terlibat dalam penggalangan dana di tempat umum.

“Kami mendorong Kemenag segera menerbitkan surat edaran tersebut. Ini penting agar anak-anak tidak lagi menjadi korban eksploitasi,” ujar Eki.

Tidak hanya itu, DP3A juga mendorong adanya penertiban yang melibatkan Satpol PP. Anak-anak yang ditemukan di lapangan akan ditangani secara cepat untuk memastikan perlindungan mereka.

Jika ditemukan bukti adanya pihak yang secara sengaja mengorganisir kegiatan ini, DP3A menegaskan bahwa pihak kepolisian harus bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Eki juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi anak-anak ini. Ia menekankan bahwa Dinas Pendidikan dan Kemenag memiliki peran besar untuk memastikan hak anak dalam memperoleh pendidikan yang layak tetap terjamin.

Di sisi lain, Dinsos diharapkan memberikan perhatian pada kesejahteraan sosial keluarga anak-anak tersebut, karena faktor ekonomi sering menjadi pemicu utama.

“Penertiban saja tidak cukup. Pendekatan edukatif kepada anak-anak dan keluarganya sangat diperlukan. Kami ingin memberikan pemahaman bahwa meminta sumbangan di jalanan melanggar hukum dan berdampak negatif pada masa depan mereka,” tambahnya.

DP3A juga mengajak masyarakat dan media untuk turut berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar.

“Orang tua, masyarakat, dan media memiliki peran besar dalam mencegah eksploitasi anak. Pengawasan kolektif ini sangat diperlukan,” kata Eki.

Lebih jauh, DP3A menegaskan bahwa langkah pemberdayaan harus menjadi prioritas. Memberikan akses pendidikan, pendampingan psikologis, dan program sosial dapat membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, sehingga anak-anak tidak lagi terpaksa turun ke jalanan untuk meminta sumbangan.

“Langkah-langkah ini menjadi harapan bersama untuk melindungi hak anak-anak dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Berita Terbaru