Pj Gubernur Jabar Pantau Program Makan Bergizi Gratis di Kota Sukabumi

Rabu, 8 Januari 2025 - 14:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di enam sekolah di Kota Sukabumi, Rabu (08/01/2025).

Enam sekolah itu diantaranya SDN Cibungur, SD IT Al Amin, SDN Loasari, SDN Rancakadu, SMP Negeri 12 dan SMA Negeri 5 Kota Sukabumi, dengan total 3.025 porsi.

“Kemarin ada beberapa yang sudah mulai hari Senin (6/1), saya lihat cukup baik, ada kreatif atau inovasi sampahnya dimasukkan ke plastik,” kata Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin.

Bey mengapresiasi kreativitas siswa di SMAN 5 yang memilah sampah organik untuk pakan ternak. Selain itu, para siswa juga membawa sehingga sendiri peralatan makan sehingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Jadi tulang ayam, sayuran dan sebagainya itu memudahkan pemilahan sampah dari awal bisa untuk makanan ternak,” jelasnya.

Secara umum, dia mengatakan, proses dan penyajian makan bergizi gratis ini dinilai cukup baik karena diawasi oleh tim ahli gizi. Pemprov Jabar sendiri menganggarkan dana sebanyak Rp 1 triliun untuk pelaksanaan program MBG tersebut.

“Kami menunggu arahan. Tapi belum digunakan. Jadi selama ini murni dari Badan Gizi Nasional (BGN), 1 tahun Rp1 triliun tapi belum ada petunjuk teknisnya. Mungkin Kota Sukabumi juga menyiapkan,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Sukabumi tengah mempersiapkan anggaran sebesar Rp2-3 miliar untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2025.

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana Rp1 triliun, namun implementasi program di tingkat daerah masih memerlukan persiapan yang matang.

“Kita masih menunggu petunjuk teknis dari pusat. Saat ini, kita fokus pada penyiapan infrastruktur seperti dapur umum dan pendataan penerima manfaat,” ujar Kusmana.

Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru