Program SCG Gesari Digeber di Sukabumi Kolaborasi dengan Kemenparekraf dan Diskan

Senin, 29 Juli 2024 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – SCG, melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, selaku produsen Semen SCG, menyelenggarakan pelatihan pengolahan ikan lele melalui program SCG Gesari (Gerakan Desa Berdikari) sebagai rangkaian dari Program Pengembangan Masyarakat di bawah pilar Ekonomi Produktif, berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Produktif dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi (9 Juli, 18-19 Juli 2024).

Program SCG Gesari diinisiasi oleh PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi berdasarkan kebutuhan masyarakat di 5 desa yang diusulkan melalui musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa), bertujuan untuk melahirkan desa-desa percontohan yang mandiri (Berdikari) secara ekonomi di lima desa di sekitar operasi perusahaan. Kelompok masyarakat di bawah program SCG Gesari mendapatkan berbagai program pelatihan, pembinaan, serta dukungan modal usaha untuk pengembangan komoditas lokal desa.

Kali ini, SCG berkolaborasi dengan Kemenparekraf melalui program unggulannya, Masamo (Masak bersama Master), yang bertujuan untuk mengembangkan produk dalam negeri yang berkualitas dengan menggunakan sumber daya yang ada di desa. Melalui program Masamo, Kelompok Budidaya Lele Lumbung Berkah di Desa Sukamaju yang merupakan UMKM binaan SCG Gesari, mendapatkan pelatihan untuk mengembangkan produk turunan dari daging ikan lele hasil budidaya langsung dari chef profesional.

Peramas Wajananawat, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, menjelaskan, “Sejalan dengan prinsip keberlanjutan SCG, ESG 4 Plus, yang salah satunya merupakan ‘Embrace Collaboration’, SCG meyakini bahwa kemajuan desa akan lebih mudah dan cepat terwujud dengan adanya kolaborasi berbagai pihak. Melalui program kolaborasi ini, Desa Sukamaju dapat menciptakan produk kuliner unggulan yang menjadikannya sebagai desa mandiri,” ujarnya dalam keterangan, Senin (29/7/2024).

Sebelumnya, SCG Gesari sendiri telah menginisiasi Desa Sukamaju menjadi Kampung Lele. Pengembangan Kampung Lele telah berjalan sejak tahun 2021 dengan mengembangkan budidaya lele pada sektor pembenihan. Pembentukan Kampung Lele ini melibatkan local hero dari Desa Sukamaju, yakni Dida Mauludin yang mengawali perjalanannya dengan membentuk kelompok budidaya ikan lele milenial “Lumbung Berkah”. Bisnis Lumbung Berkah mengalami perkembangan yang pesat dari tahun ke tahun berkat binaan erat dari SCG Gesari; di awal masa pengembangan, kegiatan budidaya hanya melibatkan 2 orang, namun sekarang, sebanyak 150 warga Desa Sukamaju telah resmi menjadi anggota kelompok. Tahun ini, SCG Gesari menargetkan perluasan bisnis dengan menyasar kelompok ibu-ibu yang akan mengolah daging ikan lele menjadi produk turunan berupa berbagai macam makanan.

Rencana pengolahan daging ikan lele ini turut didukung oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi melalui pembuatan abon lele yang higienis dan Kemenparekraf yang memfasilitasi berbagai pelatihan pembuatan produk olahan lele seperti kue lele, kastangel lele, sumpia, ekado, samosa, dan pastel abon lele. Kelompok masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu Desa Sukamaju dibekali pelatihan memasak selama 3 hari yang dipimpin oleh Chef Kristiyani dan Chef Imelda dari ICCI.

Pelatihan pengolahan ikan lele di mulai pada 9 Juli 2024 di Desa Sukamaju melalui pelatihan pembuatan abon ikan lele yang dilakukan bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi. Pelatihan kembali dilanjutkan pada tanggal 18-19 Juli 2024 dengan membuat ekado, sumpia, samosa, dan berbagai kue kering berbahan dasar ikan lele lainnya. Pada sesi akhir, peserta dibekali materi tentang cara pengemasan dan pembuatan label produk yang dapat bersaing di pasaran. Ke depannya, katalog produk olahan ikan lele akan dipasarkan secara luas dengan nama brand “Ku-miss Lele” yang bermakna makanan yang dirindukan.

Yuke Sri Rahayu, S.Sos, M.A., Direktur Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menjelaskan, “Program ini menjadi salah satu program unggulan Kemenparekraf dalam membangun desa kreatif di Indonesia. Salah satunya di Desa Sukamaju, Kabupaten Sukabumi. Kami melihat adanya potensi di Desa Sukamaju yang bisa kami dorong untuk membuat berbagai kue kering berbasis olahan ikan lele yang siap dipasarkan baik di dalam maupun luar negeri sehingga dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat desa.”

Yeni Amalia, 29 tahun, menyampaikan antusiasmenya, “SCG Gesari dan Program Masamo dari Kemenparekraf telah memberikan pengalaman yang baru bagi saya. Di sini, saya baru tahu bahwa dari ikan lele, kita bisa menciptakan berbagai macam produk kuliner yang bisa dipasarkan. Semoga setelah pelatihan ini, kami bisa membuat produk ciri khas Desa Sukamaju sendiri dan memasarkannya ke luar desa.”

Berbagai inisiatif kontribusi sosial telah dilakukan oleh PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi yang menekankan kepada lima pilar penting dalam hidup, yakni Infrastruktur, Kesehatan, Agama & Budaya, Pendidikan, dan Ekonomi Produktif. Program-program tersebut diwujudkan di antaranya melalui dukungan modal dan pembinaan UMKM melalui SCG Gesari, peningkatan keterampilan dan keahlian melalui SCG Gempita, mendorong pembentukkan komunitas yang ramah lingkungan melalui program Generasi Mentari, pembangunan jalan, posyandu, program peningkatan gizi balita, ibu hamil, dan lansia, renovasi masjid, dan beasiswa berprestasi untuk lebih dari 400 pelajar yang diberikan setiap tahunnya.

Kontribusi sosial PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi merupakan perwujudan dari komitmen ESG 4 Plus di SCG, yakni landasan operasi perusahaan yang dipersonalisasi dari kerangka kerja ESG (Environmental, Social, dan Governance) global. ESG 4 Plus terdiri dari empat komitmen utama; Mencapai Nol Bersih Emisi per Tahun 2050 (Set Net Zero), Mewujudkan Industri Hijau (Go Green), Menekan Kesenjangan Sosial (Reduce Inequality), dan Merangkul Kolaborasi (Embrace Collaboration), dengan Keadilan dan Transparansi di setiap operasi (Plus).

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:53 WIB

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam