Pencarian Nelayan Ujunggenteng Terus Dilakukan Meski Terkendala Cuaca Ekstrem

Selasa, 23 Januari 2024 - 12:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COMĀ – Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian satu orang korban kapal karam asal Ujunggenteng. Deden, warga setempat, masih belum ditemukan setelah terpisah dari tiga rekannya saat perahu yang mereka tumpangi karam diterjang ombak besar pada Jumat, 19 Januari 2024.

Meski terkendala cuaca ekstrim dengan hujan deras dan angin kencang, Tim SAR membagi dua kelompok, satu fokus pada penyisiran di tengah laut menggunakan perahu karet, dan yang lainnya melakukan pencarian melalui darat dengan menyisir area pesisir pantai.

Kepala Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan, “Cuaca tidak mendukung karena hujan deras dan angin kencang, namun kita terus berupaya melakukan pencarian dengan melibatkan unsur terkait, termasuk masyarakat dan nelayan setempat.”

Tim SAR gabungan melibatkan Basarnas Pos Sukabumi, Polairud Pos Ujunggenteng, Pos TNI AL Ujunggenteng, P2BK Ciracap, Relawan Rapi, serta unsur masyarakat dan nelayan lainnya. Pencarian dilakukan secara intensif di sepanjang pesisir pantai dan perairan terkait.

Masyarakat Ujunggenteng tetap berharap agar pencarian dapat segera menemukan Deden, dan keberlanjutan upaya SAR diapresiasi meski dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Tim SAR bersama-sama menjaga semangat dan terus berkoordinasi untuk mencapai hasil yang maksimal.

Reporter: Yandi Candra | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Berita Terbaru