Teguk Cairan Disinfektan, Bocah Dua Tahun “Kritis” di RSUD Palabuhanratu

Senin, 20 April 2020 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Usai teguk cairan disinfektan, bocah dua tahun AS kritis hingga dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu, Senin (20/04/20). Korban asal Kampung Cijagung, Desa Bojonggaling Kecamatan Bantar Gadung, Kabupaten Sukabumi masih tergelatak lemas menjalani perawatan medis di ruang PICU RSUD Palabuhanratu.

Peristiwa tersebut berawal saat bocah pasangan Sihabudin dan Rini Sulastri tersebut menyimpan cairan disinfektan di bawah kursi rumahnya. Sementara Sihabudin, sedang sedang menunggu tugas sebagai BPBD peebatasan Sukabumi-Banten shif kedua.

“Kami menyimpan disinfektan di botol air mineral, mungkin anak saya haus langsung diminum, karena baru pulang diantar eyangnya,” ungkap Sihabudin.

Disinfektan yang disimpannya rencana akan disemprotkan di mesjid wilayahnya. Disimpannyapun jauh dan tak terlihat. Mungkin karena haus langsung diteguk.

“Anak saya sedang dalam perawaatan medis, meski sebelumnya kami melakukan pertolongan pertama dengan memberikan minyak sayur,” ujarnya.

AS yang rencana akan dibawa ke RSUD R Syamsudin dan Hermina. Namun kondisi kedua rumah sakit tersebut penuh.

“Memang ada rujukan kedua rumah sakit tersebut. Tapi penuh harus gimana lagi,” ucapnya sembari meneteskan air mata.

Saat ini korban sudah ditangani tim medis, anaknya masih lemas menggunakan alat bantu pernafasan di rumah sakit. Sihabudin berharap anaknya segera mendapat rujukan ke rumah sakit lain yang memadai dan memiliki ruang PICU, karena melihat kondisi anaknya masih lemah.

“Kata tim medis ada pembengkakan tenggorokan. Saya berharap ada rumah sakit lain yang bisa membantu dan memulihkan anak saya ,” tandasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh
Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan
Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan
DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA
Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri
Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 
Ngaku-ngaku Petugas PKH, Pria Tukang Tipu Ditangkap Polisi di Kalapanunggal Sukabumi
Susul Dua Anak Buahnya, Kadis LH Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:56 WIB

Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan

Senin, 10 November 2025 - 18:29 WIB

DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:19 WIB

Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB