Sambut Ramadan, Begini Suasana Pantai Palabuhanratu Imbas Covid-19

Sabtu, 18 April 2020 - 10:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pesisir pantai Palabuhanratu yang menjadi sumbu wisata di Kabupaten Sukabumi bisa jadi paling telak merasakan dampak pandemi wabah virus corona (Covid-19). Biasanya setiap menyambut Ramadan, di sepanjang pantai kerap dijejali wisatawan dari dalam hingga luar daerah, seperti Jabodetabek, Cianjur, Bandung, dan daerah lainnya.

Suasana Pantai Palabuhanratu di tengah wabah virus corona. Foto: ifan/jurnalsukabumi.com

Umumnya, para pengunjung itu melakukan tradisi Papajar atau makan bersama untuk menyambut datangnya bulan suci tersebut. Kini, setelah sampar Covid-19 menyerang, meriahnya suasana itu hampir berubah 180 derajat.

Di sekitar Istana Kepresidenan Palabuhanratu, misalnya, Sabtu (18/04/2020) sekira pukul 09.00 WIB, terlihat sepi hanya ada beberapa pengunjung. Para pemilik warung yang berjejer di kawasan itu, seolah pasrah karena pendapatannya merosot.

Seorang pedagang di kawasan Istana Kepresidenan Palabuhanratu membersihkan lokasi jualannya. Foto: ifan/jurnalsukabumi.com

Padahal di tahun-tahun sebelumnya, sepekan sebelum Ramadan, bisa di bilang waktu puncak kunjungan wisatawan. Wisatawan memenuhi hampir di area itu, sehingga pedagangpun sibuk melayani pembeli.

“Biasanya sepekan sebelum puasa suka ramai, tapi sekarang ini hanya bisa terhitung dengan jari,” ungkap pengunjung asal Cibadak, Arif Permana (30) kepada jurnalsukabumi.com.

Sementara itu, salah seorang pedagang berharap agar wabah Covid-19 cepat sirna. Sejak awal Maret, dia mengaku pendapatannya morat-marit. Untuk saat ini, baginya mendapatkan Rp100 ribu dalam sehari sudah terbilang beruntung.

Suasana Pantai Palabuhanratu di tengah wabah virus corona. Foto: ifan/jurnalsukabumi.com

“Sepi-sepinya kalau musim liburan, sebelum ada corona, per hari bisa Rp500 ribu. Sekarang mah, aduh susahnya minta ampun. Lihat saja, sepi,” keluh perempuan yang enggan disebutkan namanya ini. 

Reporter: Ifan

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB