Sebuah Pabrik di Parungkuda Terancam Likuifaksi Akibat Pembangunan Proyek Perumahan

Kamis, 26 Januari 2023 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah Pabrik milik PT Primadaya Plastisindo (PDP) yang berada di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi terancam longsor akibat adanya proyek pembangunan perumahan yang berada di dekatnya.

Pabrik yang bergerak di bidang injeksi plastik itu terancam likuifaksi lantaran tanah yang berdekatan dengan pembangunan Perumahan Green Emerald dilakukan pengikisan hingga 90 derajat.

“Pabrik kami sebelumnya berada di bukit yang landai, kondisi kami juga tenang tanpa adanya kekhawatiran akan longsor dan/atau kekhawatiran akan adanya ancaman likuifaksi tanah. Namun setelah adanya pembangunan perumahan yang berbatasan dengan perusahaan kami, kondisi itu berubah,” ujar Firman mewakili manajemen PT PDP, Kamis (26/1/2023).

Ia menyebut, Perumahan Green Emerald di bawah PT Graha Persada Matra (GPM) itu berada di bawah tebing dan berbatasan langsung dengan tempat lokasi pabrik PT PDP berada, untuk kepentingan akses jalan pihak perumahan mengikis tebing tersebut dan tidak dibangun turap atau jorong-jorong yg memadai.

“November 2021 silam, saat itu perumahan Green Emerald melakukan aktivitas pembuatan jalan perumahan dengan cara mengikis tebing yang berbatasan dengan tanah PT PDP. Sayangnya sebelum aktivitas dilakukan itu tidak ada sosialisasi ke pihak kami (pabrik). Teguran kemudian kami layangkan ke pihak mereka (perumahan),” terangnya.

Tidak adanya sosialisasi kata ia, pihaknya kemudian melayangkan surat teguran awal kepada PT GPM. Pada saat itu surat diterima langsung oleh salah satu perwakilan direksi PT Graha Persada Matra. Tanda terima surat di tanda tangani oleh salah seorang staf di perusahaan tersebut.

Kala itu, sepekan setelah surat dilayangkan, terjadi pertemuan antara PT GPM dengan PT PDP keduanya membahas surat teguran dan solusi apa yang bisa dilakukan? Peninjauan lapangan juga dilakukan untuk menentukan langkah-langkah strategis yang harus dilakukan.

“Pada tanggal 02 Desember 2021, peninjauan lapangan bersama, antara pihak PT GPM dan PT PDP serta pihak ke 3 (Kontraktor) dari pihak PT PDP. Lalu pada tanggal 09 Desember 2021, PT PDP mengirim surat kepada PT GPM terkait dengan hasil pertemuan dan hasil tinjauan lapangan tanggal 02 Desember 2022, Isi surat rekomendasi PT PDP kepada PT. Graha Persada Matra untuk membuat turap tepat di tebing untuk menghindari longsor,” bebernya.

Tidak lama berselang setelah itu, PT GPM menyerahkan proposal analisa turap area Perumahan Green Emerald, analisa desain oleh PT Atlas International Indonesia. Direksi PT GPM memberitahukan bahwa pekerjaan turap telah selesai.

“Saat itu saya (Firman) mengatakan bahwa menurut kami turap belum selesai, harusnya pemasangan batu kali harus menutup seluruh dinding tebing. Karena tidak ada kesepahaman, saya menyampaikan bahwa PT PDP akan minta kajian teknis dari dinas yang terkait dan memiliki kewenangan,” jelas Firman.

PT PDP kemudian melayangkan surat ke dinas terkait antara lain, Dinas PU, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR), Dinas LH dan DPMPTSP Kabupaten Sukabumi. Surat ditembuskan kepada RT, RW, Kades, Camat, Kapolsek, Kapolres, BPBD dan PT GPM.

Setelah berbagai proses, dijelaskan Firman terjadilah pertemuan antara dua perusahaan tersebut dengan sejumlah pihak diantaranya Camat Parungkuda, saat itu muncul kesepakatan yang berwenang melakukan kajian teknis adalah Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) yang meskipun saat itu tidak hadir dalam pertemuan namun Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinas PerKim) untuk menindak lanjuti hasil pertemuan.

“Berdasarkan informasi dari pihak DPMPTSP akan mengirimkan surat tersebut kepada Disperkim. Tidak lama setelah itu DPMPTSP menginformasikan bahwa Disperkim akan segera melakukan peninjauan lapangan. Status saat ini adalah menunggu Disperkim melakukan peninjauan lapangan sebelum memberikan kajian teknis,” ungkap Firman.

“Pada sekitar 20 September 2022, Dinas Perkim didampingi DPMPTSP Sukabumi melakukan peninjauan lapangan. Keterangan, secara lisan Tim Perkim menyampaikan harus dilakukan uji tanah (Sondor, CBR, Kelekatan buturan tanah),” sambung Firman.

Saat itu PT PDP meminta pengujian secara independen dengan harapan hasil akan lebih memuaskan dan bangunan turap penahan tebing bisa lebih layak untuk melakukan pengujian. Namun saat itu tidak ada jawaban yang diberikan pihak terkait.

“Akhirnya kami memberikan kuasa kepada pihak kantor Pengacara Irwanto dan Partners, yang ditindaklanjuti dengan adanya somasi sebanyak tiga kali, somasi pertama sudah di jawab namun somasi ke dua dan ke tiga tidak ada jawaban,” terang Firman.

“Maksud dari somasi ketiga yg telah kami layangkan adalah: agar hak dan kepentingan hukum klien kami tidak diganggu dan apabila terjadi likuifaksi atau longsor akibat bukit yg dipapas menjadi jalan supaya jelas pihak perumahan berkewajiban mengganti kerugian yg timbul dari pihak PT Primadaya Plastisindo,” sambungnya.

Sementara itu, saat akan di konfirmasi pihak Perumahan Green Emerald, salah seorang pekerja menyebut nama seseorang yang dikatakan menjabat sebagai direksi PT GPM tidak ada di tempat. “Beliau hanya ada di hari Senin, Rabu dan Kamis,” singkat seorang pria yang ditemui di kantor pemasaran.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam