JURNALSUKABUMI.COM – Petani Desa Bojongsawah bersama warga, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, bahu membahu memperbaiki saluran air irigasi secara swadaya yang jebol akibat bencana alam lalu, Kamis (11/8/2022).
Akibat jebolnya bendungan saluran irigasi yang sangat vital itu, sangat berdampak pada pertanian warga, hingga hampir 100 hektar lahan pertanian alami ancaman kekeringan.
Informasi didapat, saat ini ada dua bendungan irigasi yang tengah diperbaiki yakni irigasi Leuwi Sula dan Cukang Kawung.
Bendungan irigasi itu tidak dibangun tidak dibangun secara permanen, hanya di cor tembok. Namun sementara dengan menggunakan beronjong kawat dan menggunakan batu tersusun.
Keadaan itu disampaiakn Kepala Desa Bojongsawah, Mahmud Faisal. Dia mengatakan, pembangunan tersebut sebagian bersumber dari pemerintah dan masyarakat petani.
“Dalam perbaikan irigasi ini dibantu dari BPBD Kabupaten berupa bronjong kawat dan batu. Namun besarnya hasil swadaya masyarakat,” kata Mahmud.
Ia menambahkan, dengan dibangun atau diperbaikinya kedua irigasi yang vital ini, bisa kembali memperlancar peningkatan ekonomi pertanian di tengah masyarakat.
“Ya semoga aliran air ini bisa kembali normal ke lahan pertanian warga, sehingga bisa bercocok tanam secara maksimal,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan












