Waka Polri Komjen Gatot Eddy Pranomo Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Sukabumi

Kamis, 31 Maret 2022 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono memantau pelaksanaan vaksinasi serentak di Indonesia. Dari Sukabumi, Komjen Gatot melaporkan, vaksinasi dosis pertama rata-rata sudah mencapai lebih dari 70 persen.

Percepatan vaksinasi untuk dosis kedua, ketiga, lansia dan anak-anak, kata dia, akan terus dilakukan oleh jajaran kepolisian. Komjen Gatot mengatakan, meski tren kasus COVID-19 mengalami penurunan, namun masyarakat diminta untuk jangan ber-euforia.

“Walaupun secara umum, secara nasional ada angka penurunan dari orang yang terpapar COVID-19, kita jangan euforia, tetap kita mematuhi protokol covid, tetap pakai masker, tetap jaga jarak dan sebagainya,” kata Komjen Gatot di SMKN 1 Sukalarang, Sukabumi, Kamis (31/3/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Komjen Gatot juga melakukan interaksi secara virtual dengan beberapa Polsek seperti Polsek Mukomuko, Bengkulu, Polsek Lumajang, Polsek di Halmahera dan lain-lain.

“Adapun masyarakat lansia yang meninggal karena Covid-19 lebih banyak mereka yang belum mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau bahkan belum divaksinasi sama sekali dan Ini menjadi bahan kita untuk memberikan pencerahan kepada saudara kita yang belum melaksanakan vaksin sama sekali,” jelasnya.

Gatot mengimbau kepada seluruh personil Polri untuk tetap melaksanakan vaksinasi serentak. Terakhir ia mengingatkan agar penanganan pasien COVID-19 di rumah sakit diperuntukkan bagi yang memiliki komorbid.

“Saya ingatkan bagi yang mereka terpapar COVID-19 mungkin ringan tapi dia komorbid disarankan mereka dirawat di rumah sakit, kalau yang ringan-ringan tidak ada komorbid apalagi sudah divaksin bahkan sampai booster silahkan lakukan isoman atau di tempat yang sudah disiapkan,” pungkasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menambahkan, capaian vaksinasi dosis 1 di Jawa Barat sudah 93,27 persen, sedangkan dosis 2 mencapai 77,56 persen. Dosis tiga baru mencapai 10,25 persen.

“Hari ini direncanakan ada 2.000 peserta, namun ini datangnya bertahap dan alhamdulillah cukup teratur dan tidak menjadi kerumunan. Kita intens sampai dengan target 2 ribu tadi,” imbuhnya.

Dikatakan Ibrahim, pihaknya menyelaraskan program vaksin tetap kita laksanakan dengan spirit MUI yang tidak membatalkan puasa. Waktunya nanti kita sesuaikan di lapangan, yang jelas untuk pelaksanaan vaksin itu untuk memproteksi masyarakat,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Berita Terbaru