Petugas Keamanan PT KINO di Cikembar Sempat Adang Wartawan Liput Kebakaran

Jumat, 14 Februari 2020 - 21:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peristiwa kebakaran memberangus PT KINO Indonesia di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menyisakan kekecewaan bagi para jurnalis atau pewarta Sukabumi. Pasalnya saat ara awak media hendak meliput ke area pabrik PT KINO Indonesia dihadang oleh sejumlah security di lokasi, Jumat (14/02/20).

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, sejumlah wartawan yang berada di lokasi ingin menjalankan tugasnya untuk melakukan peliputan kejadian peristiwa kebakaran. Tiba- tiba di halang oleh beberapa penjaga atau security dan pihak management PT KINO. Dengan dalih masih menunggu izin dari atasannya.

“Saat kami hendak meliput, tiba tiba penjaga menjegal saja, dengan alasan belum ada izin dari atasan, kami kecewa,” ungkap jurnalis dari media online nasional, Sahdan Alamsyah.

Setelah para jurnalis tertahan sekitar satu jam, menunggu kejelasan pada pihak manajemen untuk meliput lebih dekat. Tapi masih belum ada kejelasan.

“Tak lama kemudian kami bersama rekan wartawan lainnya hendak mendapingi Kapolsek Cikembar AKP I jubaedi untuk meliput dan memberikan keterangan di lokasi yang lebih dekat, karna saat itu api tepat di lokasi sudah padam, masih saja melarangnya,” katanya.

Kami bersama Kapolsek Cikembar untuk mengambil gambar, dengan lebih dekat dan api sudah mulai padam. Malah tetap melarangnya.

“Namun Tak lama kemudian dua Scurity menghalang kami untuk meliput secara dekat tanpa alasan yang jelas. Beberapa pertanyaan kami lontarkan kepada pihak security kenapa tidak bisa meliput ? Namun tetap kami di usir untuk menjauh,” kesalnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru