Dikenal Sebagai Guru Aktif, Kini Honorer Asal Cisolok Hanya Pasrah di Tempat Tidur

Kamis, 29 April 2021 - 14:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Susan Antela (31) guru honorer asal Kampung Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, yang dikabarkan mengalami berbagai gejala penyakit diindikasi usai vaksinasi dikenal berkepribadian super aktif.

Guru honor kelahiran Sukabumi 07 Juli 1989 itu kini hanya bisa pasrah menghabiskan kesehariannya berbaring di tempat tidur lantaran penglihatan yang buram serta kelumpuhan setelah divaksin tahap dua pada 31 Maret 2021 lalu.

Sebelumnya, Susan dikenal merupakan perempuan ceria yang tak pernah melihatkan kesedihannya walaupun dilanda permasalahan saat ia bekerja ataupun mengajar kepada seluruh siswa-siswinya.

“Teh Susan itu orangnya ceria, terus super aktif, setiap mempunyai permasalahan pun selalu dibawa happy,” kata Adik Korban, Yayu Yuliani (26) kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (29/04/21).

Diketahui, Susan merupakan guru honorer yang sudah mengabdikan dirinya di SMA Negeri 1 Cisolok sejak tahun 2012 silam. Ia seorang guru mata pelajaran seni tari dan budaya. Selain itu, dirinya pun mengajar pula di SMP 2 Cisolok dengan mata pelajaran yang sama.

“Berhubung teh Susan itu guru seni tari, jadi aktif banget gak bisa diem, setiap ada acara baik itu acara adat selalu dia yang mengajarkan keseniannya,” jelasnya.

Perempuan berparas cantik itu merupakan sala satu lulusan fakultas terkenal di Bandung yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan gelar sarjana pendidikan.

Namun hal itu kini berubah drastis, yang tadinya riang kini hanya bisa terkujur lemas tak berdaya, bahkan mengerakkan tangannya pun sulit.

“Prihatin banget melihat teteh saat ini, pihak keluarga berharap kesembuhan seperti sedia kala yang ceria,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru