Peduli, DISPWA Jabar Kembali Salurkan Bantuan Korban Tanah Longsor

Rabu, 27 Januari 2021 - 11:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan dengan intensitas tinggi terjadi selama awal Bulan Januari 2021 ini mengakibatkan bencana alam melanda sebagian wilayah Jawa Barat.

Selain di Sukabumi, wilayah Kabupaten Sumedang pun kian menjadi sorotan. Di lokasi itu tebing setinggi 20 meter dan panjang 40 meter longsor menyebabkan permukiman warga rata dengan tanah yang berdampak pada kurang lebih 600 penduduk.

Pemerintah hingga penggiat sosial pun turut empati menunjukan kepeduliannya. Salah satunya yang digagas Koordinator Dialog Islam dan Pesantren WhatsAap (DISPWA) Jawa Barat, H Ujang Jaeji.

Ia mengaku, program peduli bencana para korban tanah longsor di Sumedang sudah selesai disalurkan. Aksi tersebut diberikan bertepatan pada launching logo resmi Komonitas Radio Da’wah di Masjid Raya Raudhatul Irfan di Cisaat, Sukabumi.

Dispwa

“Alhamdulillah, melalui para relawan Dialog Islam dan Yayasan Daarul Muttaqin (DIS & DM) yang langsung dipimpin Ustadz Yayat Supriatna Asyahid bantuan bagi korban terdampak di Sumedang sudah selesai disalurkan,” ujar H. Ujang Jaeji alias H. Ujay kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (27/01/2021).

Ia menyampaikan, semoga segala pengorbanan baik waktu, pikiran dan tenaga para team relawan serta donatur yang telah membantu ini menjadi ladang amal sholeh dan memperkuat ukhuwah islamiyah.

“Tetap jaga ukhuwah dan kekompakan umat. Insyallah, kami akan selalu ada dalam kegiatan-kegiatan yang positif semangat terus membantu sesama yang lagi ditimpa kesusahan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, bencana alam di Sumedang berawal dari longsornya tebing setinggi 20 meter di Dusun Bojong Kondang RT 003 RW 010, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (9/1/2021) lalu sekira pukul 16.00 WIB.

Tanah longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan. Material longsoran menimpa 14 rumah yang ada di bawahnya hingga mengalami rusak berat dan menimbulkan korban jiwa.

Reporter: CR1 | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Wamen BKKBN Isyana Bagoes Oka Tinjau Penanganan Stunting di Sukabumi
Satgas Yonarmed 13/Nanggala Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Aksi Sosial di Perbatasan
Mengabdi untuk Sukabumi: Hergun Dorong Pelayanan Publik, Kepastian Hukum Tanah, Solusi Sosial-Keagamaan, dan Semangat Kebersamaan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Wamen BKKBN Isyana Bagoes Oka Tinjau Penanganan Stunting di Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Satgas Yonarmed 13/Nanggala Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Aksi Sosial di Perbatasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Mengabdi untuk Sukabumi: Hergun Dorong Pelayanan Publik, Kepastian Hukum Tanah, Solusi Sosial-Keagamaan, dan Semangat Kebersamaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB