Sebanyak 4.680 Rumah Diperbaiki, Program RTLH 2020 di Kabupaten Sukabumi Tuntas

Jumat, 22 Januari 2021 - 14:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program bedah kampung dengan sasaran membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk tahun anggaran 2020 di Kabupaten Sukabumi selesai direalisasikan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman, mengatakan program tahun lalu itu bersumber dari tiga pembiayaan. Yakni Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi.

“Sebanyak 4.680 rumah tidak layak huni selesai diperbaiki. Walaupun sedikit terkendala akibat pandemi,” kata Dedi kepada jurnalsukabumi.com di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jum’at (22/01/21).

Dedi menjelaskan, dari jumlah tersebut sebanyak 1.600 unit diantaranya diperbaiki menggunakan anggaran dari APBD. Total nilai anggarannya mencapai Rp 16 miliar.

“Pembiayaan BSPS, Banprov, APBD memang nominalnya berbeda. Provinsi lebih besar dari APBD kita yang per-unitnya hanya Rp 10 juta. Namun ada 3 item besar, pertama pambelian material Rp 9,2 juta admistrasi, Rp 200 ribu untuk upah Rp 400 ribu,” jelasnya

Menurut ia, memanisme pelaksanaannya mengalir dari kas daerah kepada tim pelaksana rulitahu tingkat kecamatan dan nantinya diteruskan ke tim pelaksana tingkat desa. “Kalo ada pendapat masyarakat uangnya mengalir kemana atau seperti apa itu tidak benar,” tuturnya

Sementara Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Fraksi Partai Golkar, Deni Gunawan menambahkan, peran serta dewan dalam pengawasan program rutilahu sangat penting. Kucuran anggaran dari tingkat BPK sampai desa harus tepat sasaran.

“DPRD perlu melakukan pengawasan mengingat rutilahu adalah program yang tengah gencar dijalankan dalam upaya mengatasi kemiskinan, dan program ini harus terus diawasi baik dari tingkat BPK sampai tingkat desa,” tandasnya

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 September 2026 - 18:07 WIB

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB