Viral Dugaan Pungli Wisata di Pantai Minajaya dan Curug Cikaso, Begini Aturan Perda!

Minggu, 27 Desember 2020 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.com – Jagat media sosial Sukabumi sedang diramaikan dengan postingan warga soal dugaan pungli di sejumlah objek wisata di Kabupaten Sukabumi. Netizen mengeluhkan tindakan oknum dan besaran retribusi ‘bodong’ yang tidak masuk akal. Setidaknya ada dua tempat wisata yang dikeluhkan, yakni Pantai Minajaya di Kecamatan Surade dan Curug Cikaso di Kecamatan Cibitung.

Lalu bagaimana sebenarnya tarif retribusi resmi yang ditentukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi? Rinciannya tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga.

Besaran retribusi wisata di Pantai Minajaya ditentukan berdasarkan jenis pelayanan mulai dari pejalan kaki, sepeda motor, hingga bus besar. Tarif retribusi untuk pejalanan kaki adalah Rp 5.000, sepeda motor Rp 10 ribu, sedan/jeep Rp 25 ribu, dan minibus Rp 35 ribu. Kemudian tarif untuk microbus dan bus besar masing-masing Rp 85 ribu dan 175 ribu.

Retribusi sudah termasuk asuransi yang besarannya di kisaran 10 persen untuk pejalan kaki hingga pengguna sedan/jeep. Serta 11 persen untuk pengguna minibus juga microbus, dan 13 persen untuk bus besar.

Nilai retribusi resmi wisata Pantai Minajaya sama dengan tarif beberapa objek wisata lain yakni Teluk Palabuhanratu, tempat Rekreasi Cipanas Cisolok, Pantai Loji, dan tiga pantai di Ujunggenteng. Serta kawasan Wisata Alam Perbawati dan Bumi Perkemahan Cinumpang.

Sementara untuk wisata di Curug Cikaso tarif retribusinya sebesar Rp 5.000, sudah termasuk asuransi (Rp 500). Dalam ketentuan penutup Perda Nomor 7 Tahun 2018 juga dijelaskan bahwa Perda Nomor 1 Tahun 2011, dan Perda Nomor 14 tahun 2013 yang sama-sama mengatur soal retribusi wisata di Kabupaten Sukabumi dinyatakan tidak berlaku.

Untuk diketahui, Akun Gesta Nurjaman mengkritik besaran retribusi di Pantai Minajaya. Ia pun memposting foto tiket retribusi bertuliskan Tanda Masuk Pantai Minajaya Rp 27.000.

“Rp 27.000, – dapat tiket duka enya duka henteu, nepi. Rp 18.000 tidak dikasih ticket duit na teung asup kasaha,” dikutip dari status akun Gesta Nurjaman.

“Emang kitu meren dina Perda na ???? Asa teu robah tibaheula, Pariwisata teh nu bebenah, bebenah. Nu ngaruksak, ngaruksak,” tulisnya.

Sementara itu akun Dini Nuraeni Suci mengeluhkan pengalamannya berwisata di Curug Cikaso, Kecamatan. Akun tersebut mengaku diminta membayar retribusi dengan nilai yang tidak sesuai dengan karcis. Dini membayar Rp 13.000 sementara di karcis tertulis tarif Rp 7.000.

Tidak hanya sekali, Dini juga mengaku diminta membayar biaya retribusi Rp 3.000 saat sudah mendekati Curug Cikaso. Ia juga mengeluhkan ada oknum yang ‘menagih’ uang untuk sodakoh.

“Subhanallah indah pemandang curugnya tpi pas liat wc dan musholanya masha allah kumuh banget byar lagi kalo mau k wc. Ada wc bagus eh ga ada atasnya. Gazebo udh pada rusak cuma 1 yg bisa d pake,” tulis Dini.

“Itu pengalaman kami slama maen k ciletuh dan d sini yg paling tidak mengenakan dan saya bilang “mahal” di antara curug2 yg ada di ciletuh dgn fasilitas yaaaa begitulah,” kata Dini di penghujung status.

Hingga berita ini dimuat status keduanya mendapatkan ratusan komentar dan tanggapan dari netizen lain.

Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan
Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil
Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:29 WIB

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:11 WIB

Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:44 WIB

Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB