JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) rencananya akan memasukkan 10 ruas jalan ke dalam rencana pemeliharaan pada tahun ini. Meskipun di tengah tekanan fiskal akibat turunnya transfer dana pusat ke daerah. Namun demikian, realisasinya saat ini masih menunggu perubahan anggaran parsial dan tambahan alokasi dana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Sony Hermanto, menjelaskan bahwa sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas untuk dilakukan pemeliharaan diantaranya Jalan Ciaul Pasir, Merbabu, Cicadas, dan Subang Jaya.
“Jadi keempat titik ruas jalan itu dinilai membutuhkan perhatian segera, karena kondisi fisik jalan yang mulai menurun,” ujar Sony kepada awak media, belum lama ini.
Menurut Sony, pelaksanaan pemeliharaan jalan hingga saat ini belum bisa berjalan sebelum ada kepastian tambahan anggaran. Penurunan Transfer Keuangan Pusat ke Daerah (TKD), lanjut Sony, hal itu berdampak langsung pada kemampuan pembiayaan infrastruktur di daerah, termasuk Kota Sukabumi.
“Kita sedang menunggu input anggaran tambahan. Dampak penurunan TKD ini dirasakan hampir semua daerah, jadi kami harus menyesuaikan perencanaan dengan kondisi fiskal yang ada,” terangnya.
Khusus Jalan Merbabu, kata Sony, pihaknya akan melakukan penanganan sementara. Terlebih Jalan Merbabu itu sebelumnya direncanakan mendapat intervensi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun hingga kini belum ada kejelasan realisasinya.
“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama. Untuk Jalan Merbabu akan ada penanganan sementara sambil menunggu tindak lanjut dari provinsi,” imbuhnya.
Di sisi lain, sambung Sony, Pemkot Sukabumi kini tengah gencar mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini bertujuan agar tidak terlalu bergantung pada transfer pusat.
“Mah jadi upaya peningkatan PAD dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur,” pungkasnya.
Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan











