Ratusan Juta Rupiah Melayang, Kandang Ayam Raksasa di Cikembar Terbakar

Kamis, 6 November 2025 - 07:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM — Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Kampung Cipeuncit Sukamantri, Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (5/11/2025) malam.

Insiden tragis ini mengakibatkan kerugian material yang fantastis, ditaksir mencapai Rp600 juta, di mana 20.000 ekor ayam potong milik pengusaha bernama Heri tewas terpanggang.

Danpos Damkar Cikembar, Yadi Suryadi, membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan pukul 23.35 WIB. Tim pemadam langsung mengerahkan satu unit mobil dari Pos VIII Cikembar.

Menurut Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, Andi, berdasarkan asesmen di lapangan, api diduga kuat bersumber dari kebocoran tabung gas di area kandang.

“Material kandang yang terbuat dari bahan cepat terbakar membuat api cepat menjalar ke seluruh lokasi, menyebabkan seluruh bangunan 10 x 80 meter persegi terbakar habis,” kata Andi.

Proses penanganan api berlangsung intensif dan memakan waktu panjang, yakni 4 jam 20 menit, baru dinyatakan padam total pada Kamis dini hari pukul 03.30 WIB.

Meskipun bangunan ludes, Yadi Suryadi menyoroti keberhasilan timnya dalam menekan kerugian aset di luar kandang.

“Respon time kami 20 menit, dan kami berhasil menyelamatkan 92 persen yang terselamatkan. Sementara, aset yang terbakar sekitar 8 persen,” ujarnya.

Beruntungnya, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa atau luka-luka.

Andi merinci, kerugian Rp600 juta tersebut berasal dari fasilitas kandang seperti alat-alat yang terbakar dengan taksiran Rp230 juta, ditambah dengan kerugian akibat tewasnya ribuan ekor ayam potong.

Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru