Pabrik Triplek di Cikembar Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya!

Senin, 5 Februari 2024 - 18:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah pabrik veneer atau triplek di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi,  tepatnya di Jalan Babakan KM 15 Kampung Tanjakanlengka, Desa Parakanlima terbakar hebat, Senin (05/02/2024).

Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Menurut keterangan warga yang diperoleh pihak kepolisian, awal mulanya api muncul bersumber dari mesin pemanas.

Kapolsek Cikembar Resor Sukabumi AKP R. Panji Setiaji mengatakan, pabrik PT. UGT (Utama Global Timber) tersebut merupakan milik warga Puad Kamil. Dugaan sementara, terjadi kelalaian yang dilakukan oleh pegawai.

“Adapun kejadian kebakaran tersebut berawal dari mesin boiler/mesin pemanas yang meledak dan langsung membakar barang-barang yang berada di dekat mesin boiler tersebut,” kata Panji.

Dia menjelaskan, kebakaran juga menghanguskan bahan baku veneer dan triplek. Selain itu terdapat sejumlah mesin yang turut terdampak akibat kebakaran tersebut.

“Api merambat ke hasil produksi yaitu veneer yang berbahan kayu mudah terbakar, kemudian api membakar mesin Press Dryer, Hot Press, Cold Press, Glue 9 Feet, Glue 5 Feet, 2 Mesin Sending, Mesin Scissor, Scrup Join,” jelasnya.

Kebakaran di pabrik tersebut berlangsung cukup lama bahkan selama berjam-jam. Api baru berhasil padam total pada pagi hari.

“Api dapat dipadamkan sekitar jam 08.30 WIB dengan mendatangkan 4 unit Damkar dari Pos Pangleseran, Pos Cibadak, Pos Cisaat, Pos Sukaraja,” terang dia.

Dia menambah, sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun luka akibat dari peristiwa kebakaran tersebut. Akan tetapi kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp5 miliar.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru