Kasus Bullying Anak SD di Sukabumi, Pihak Sekolah Bersyukur Anak Bisa Kembali Belajar

Kamis, 25 Januari 2024 - 19:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus perundungan atau bullying yang terjadi di salah satu SD swasta, Pengadilan Negeri Kota Sukabumi telah mengeluarkan pengambilan keputusan (PK) terhadap dua Anak Berhadapan Hukum (ABH). Hasilnya menyebutkan dua orang ABH diserahkan kembali kepada orangtuanya dan diawasi Bapas selama tiga bulan.

Pihak sekolah menanggapi putusan tersebut, melalui keterangan rilis resmi. Mereka mengapresiasi putusan itu, hal itu dinilai dapat membantu memulihkan nama baik sekolah.

“Atas putusan tersebut kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi pada Pengadilan Negeri Kota Sukabumi. Putusan ini tentunya berhubungan dan semakin menguatkan kami dalam memperjuangkan kebenaran serta nama baik sekolah,” kata Juru bicara pihak sekolah, Frieda, Rabu (24/01/2024).

Dengan adanya putusan itu juga mereka berharap kedua anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) dan siswa L bisa kembali melanjutkan hidup dan pendidikan merwka untuk membangun masa depan dengan penuh optimis.

Adapun terkait laporan polisi soal pihak sekolah yang melaporkan balik dugaan pencemaran nama baik. Mereka menjelaskan, hal itu didasari pada postingan orangtua siswa di media sosial yang memposting foto tanpa blur.

Pihak sekolah postingan itu terkait pembajakan dan pembocoran data pribadi beberapa guru serta kepala sekolah yang beredar di media sosial, serat bwrbagai tudingan intimidasi, perlakuan kekerasan fisik seperti memukul, menendang, menjambak, mendorong dan sebagianya yang dituduhkan kepada pihak sekolah, orang tua murid, hingga komite sekolah.

“Kami menyatakan bahwa itu semua adalah suatu kebohongan, serta pencemaran nama baik. Sikap kami setelah mendengar penetapan pengadilan tersebut, kami semakin optimis dan tetap berpegang teguh pada ranah hukum. Yaitu melakukan pelaporan balik, dan juga mendukung para guru yang melakukan pelaporan serupa,” jelasnya.

Pihaknya bersama tim pengacara juga meminta adanya pakar micro ekspresi untuk membantu penyelidikan atas kasus tudingan intimidasi atau kekerasan dan pencemaran nama baik tersebut.

“Kami yakin pihak kepolisian yang telah bekerja keras secara profesional dapat menuntaskan kasus ini secara baik dan teran benderang,” tutupnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Berita Terbaru