Distan Terus Meningkatkan Kesejahteraan Petani Melalui Program Pespa Bulat

Rabu, 5 Juli 2023 - 17:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Salah satu langkah yang diambil melalui Dinas Pertanian adalah melalui program Pespa Bulat, yang merupakan bagian dari proyek perubahan (Proper) yang telah dilaksanakan.

Kepala Bidang Prasarana dan Penanggulangan Bencana Pertanian (P2BP) Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Gilar M Akmal, menjelaskan, bahwa program tersebut fokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemberian insentif berupa pembayaran premi asuransi usaha tani padi.

“Program Pespa Bulat memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan petani melalui pembayaran premi asuransi usaha tani padi,” kata Gilar pada Rabu (5/7/23).

Premi yang dibayarkan adalah sebesar Rp36.000 per hektar, yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pertanian. Namun, terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi.

“Persyaratannya adalah lahan tersebut harus telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Jika belum memiliki status LP2B, maka premi tidak dapat dibayarkan. Kami hanya membayar premi untuk lahan yang sudah ditetapkan sebagai LP2B,” jelasnya.

Gilar, yang saat ini sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2023 di BKPSDM Kabupaten Sukabumi, menjelaskan bahwa Pespa Bulat juga memberikan perlindungan kepada petani dalam menghadapi risiko gagal panen.

Jika terjadi gagal panen, petani akan mendapatkan bantuan sebesar 6.000.000 rupiah per hektar dari premi sebesar 36.000 rupiah per hektar yang telah dibayarkan oleh Dinas Pertanian.

“Namun, tentu saja ada syarat dan ketentuan yang telah ditentukan berdasarkan petunjuk teknis Kementerian Pertanian. Terdapat kategori, kriteria, dan ketentuan yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru