Ratusan Warga Antusias Kunjungi Pameran Sejarah Soekaboemi Tempo Doeloe

Minggu, 2 Juli 2023 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pameran sejarah dan budaya di Kota Sukabumi bertajuk Soekaboemi Tempo Doeloe (STD) kembali digelar tahun ini selama dua hari, yaitu 1 dan 2 Juli 2023 dari pukul 09.00 sampai 22.00 WIB di Wisma Wisnu Wardhani komplek Setukpa Polri di Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi.

Pantauan di lokasi, kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Ketika masuk ke dalamnya, pengunjung seperti masuk ke lorong waktu kembali ke masa lampau.

Pasalnya, bukan hanya benda bersejarah yang dipamerkan, namun juga suasana di lokasi kegiatan seperti hidup di zamannya.

Mulai dari bangunan Wisma Wisnu Wardhani yang bergaya arsitektur Eropa, hingga sejumlah makanan dan permainan tradisional semakin melengkapi suasana jadul di acara tersebut.

Penyelenggara sekaligus Ketua Yayasan Dapuran Kipahare, Irman Firmansyah mengatakan, pihaknya sengaja mengadakan festival tersebut untuk memperkenalkan sejarah dan budaya yang ada di Sukabumi.
Karena itu kegiatan tersebut juga tidak dikenakan tarif masuk alias gratis.

“Sebetulnya konsepnya lebih mengenalkan suasana tempo dulu jadi suasana itu pertama ada pameran ada barang barang, suasana kemudian ruangan ruangan yang memang tempo dulu kemudian suasana area outdoor seperti misalkan pakaiannya fashion nya yang tempo dulu kemudian makanan makanan cuman memang untuk makanan kita ada yang tradisional ada yang modern karena memang memfasilitasi UMKM,” kata Irman, Minggu (2/07/2023).

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk membangkitkan ekonomi pasca pandemi Covid 19. Terlebih, kegiatan yang telah diselenggarakan sejak 2019 ini, baru mulai kembali diadakan pada 2022.

“Jadi tujuan kita adalah yang pertama tentunya untuk edukasi ke warga yang kedua memang untuk ekonomi jadi kita mengangkat ekonomi pasca Covid-19 yang ketiga intinya untuk rekreasi juga,” tutur dia.

Lebih lanjut, benda benda bersejarah yang dipamerkan berasal dari sejumlah museum dari Sukabumi dan luar daerah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut seperti Museum Prabu Siliwangi, Museum Tionghoa, Museum Palagan, Museum Geologi, dan masih banyak lainnya

“Karena memang mengenalkan sejarah kita harus dengan cara baru Makanya kita ada teatrikal, ada reenactor, permainan rakyat juga kita adakan tapi memang sebagian kita ramu dengan teknologi digital. Dikolaborasikan antara modernitas dan tradisional,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur
Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga
2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak
Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder
Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya
GRIB Jaya Sukabumi Turun ke Ciptamulya, Salurkan Bantuan dan Pastikan Siap Bantu Warga Terdampak
Ari Awaludin Pimpin KNPI Palabuhanratu Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Ciptamulya
Muscam Ganda Warnai KNPI Palabuhanratu, Masing-masing Kubu Tegaskan Legitimasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:29 WIB

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak

Senin, 27 Juli 2026 - 08:57 WIB

Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya

Berita Terbaru