JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, didampingi Kadis Kominfo Eka Nandang Nugraha, DPPKB Agus Sanusi, Perkim Lukman Sudrajat, Kadis P3A Eki Radiana Rizki dan Kepala Bappelitbangda Asep Abdul Wasit, menghadiri acara Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting ( Roasting ) Kab Sukabumi, di Ruang Dahlia BKPSDM, Rabu, (22/02/23)
Wabup mengatakan, melalui gerakan Roasting, bisa mengidentifikasi inovasi-inovasi yang sudah dilakukan kecamatan dan desa dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.
“Mengidentifikasi potensi sumber daya, kapasitas kecamatan dan desa yang dapat dikembangkan, mengidentifikasi potensi kerjasama non pemerintah dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting terintegrasi di kecamatan dan desa,” kata Iyos.
Untuk mengkoordinasikan pelaksanaan program prioritas terkait percepatan penurunan stunting ujarnya, dilakukan untuk menguatkan peran seluruh stakeholder pembangunan dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi Zero New Stunting.
“Dalam penanganan stunting ini dibutuhkan kolaborasi multi sektor dan kolaborasi multi-stakeholder dengan pola pentahelix yaitu melibatkan pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat/LSM/NGO, akademisi, dan media,” ungkapnya.
Dia juga berharap, terjadinya sinergi, baik kebijakan maupun aksi intervensi yang sejalan dengan upaya penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya
Kepala Bapelitbangda, Asep Abdul Wasit, menjelaskan bahwa tujuan Roasting adalah memperkuat komitmen bersama dan upaya percepatan penurunan stunting serta mencegah munculnya kasus stunting baru ( zero new stunting ) di Kab Sukabumi untuk mewujudkan target prevalensi 14 persen di 2024.
” Roasting diadakan seminggu sekali pada setiap Rabu, adapun kunjungan ke Kecamatan yang menjadi sasaran yaitu Kec Cibadak, Jampang Tengah dan Kebonpedes kemudian Rabu minggu ke pertemuan secara zoom metting dengan format FGD (Focus Group Discusion)” jelas Asep.
Redaktur: Usep Mulyana












