Gubernur Jabar Buka Event Riksa Budaya di Sukabumi, Kang Emil : Ratusan Jenis Budaya Diakui Pusat

Jumat, 23 Desember 2022 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membuka event Riksa Budaya dengan tema “Sabilulungan” yang dilaksanakan di Lapang Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/12/2022)

Riksa Budaya sendiri merupakan kegiatan tahunan yang ditujukan untuk melestarikan tiga kekuatan budaya di Jawa Barat yaitu Melayu, Betawi, Priangan, dan Kacirebonan.

Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi dengan menampilkan beberapa kesenian yaitu Kohkol Keprak, Pencak Silat, Aneka Tarian, Karawitan, Calung, Wayang Golek dan Kaulinan Barudak.

Kabupaten Sukabumi merupakan lokasi ketiga penyelenggaraan Riksa Budaya Jawa Barat yang sebelumnya di laksanakan di Indramayu dan Depok.

“Riksa budaya pertama di indramayu yang kedua kemarin di depok dan yang paling istimewa ketiga di kabupaten sukabumi,” ujar Ridwan Kamil seusia membuka event.

Ia menyebut, Provinsi Jawa Barat memiliki 108 jenis kebudayaan yang diakui oleh pemerintah pusat. Hal itu muncul ketika dirinya menjabat.

“Kesenian budaya yang diakui pemerintah pusat ada 108, dimana 81nya ada disaat kami menjadi gubernur,” terangnya.

Menurut ia, kemunculan dan bertambahnya kesenian budaya itu berkat motivasi yang terus di galakan sehingga kelestarian kesenian terus ada.

“Kita motivasi, kita lestarikan, dan kita register. Alhamdulilah salah satunya tadi kita berikan ke kabupaten sukabumi dengan total 108” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyampaikan rasa syukur bahwa warisan budaya tak benda (WBTB) yang berkembang di wilayahnya telah ditetapkan di tingkat nasional tahun 2021, antara lain jipeng, angklung, dogdog lojor, dan tari cepet.

“Ini merupakan salah satu bukti bahwa pemerintah sukabumi berkomitmen dan serius mendorong warisan budaya yang ada dan berkembang di daerah ini agar terus lestari melalui proses penetapan menjadi WBTB nasional dan penetapan cagar budaya peringkat kabupaten sampai nasional,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh
Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan
Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan
DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA
Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri
Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 
Ngaku-ngaku Petugas PKH, Pria Tukang Tipu Ditangkap Polisi di Kalapanunggal Sukabumi
Susul Dua Anak Buahnya, Kadis LH Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:56 WIB

Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan

Senin, 10 November 2025 - 18:29 WIB

DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:19 WIB

Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB