Euforia Piala Dunia Qatar 2022, Anggota DPRD Kota Sukabumi Sebut Jadi Hiburan Masyarakat

Minggu, 18 Desember 2022 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kemeriahan sepak bola Piala Dunia Qatar 2022 terasa hingga hampir ke seluruh penjuru dunia, termasuk warga Kota Sukabumi.

Terlebih laga final Piala Dunia 2022 antara Argentina dan Prancis akan berlangsung malam ini pada pukul 22.00 WIB.

Salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi turut menanggapi animo masyarakat yang cukup tinggi pada laga sepak bola dunia yang hanya berlangsung empat tahun sekali itu.

Anggota DPRD Kota Sukabumi, Melan Maulana mengatakan, adanya Piala Dunia 2022 telah menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, khususnya bagi penggemar olahraga sepak bola.

“Alhamdulillah masyarakat dunia, khususnya masyarakat Sukabumi sudah diberikan hiburan tontonan World Cup 2022 Qatar. Jadi ini menjadi semacam hiburan sebulan ke belakang, walaupun jadi kurang tidur, tapi jadi hiburan juga khususnya penggemar olahraga sepak bola,” kata Melan, Minggu (18/12/2022).

Menurutnya, ketertarikan masyarakat dalam menyaksikan pertandingan sepak bola dunia tidak hanya datang dari penggemar olahraga sepak bola saja, namun dari berbagai usia dan latar belakang.

“Tapi faktanya di lapangan di tiap RT sampai Kelurahan ada yang nonton bareng ternyata ada ibu-ibu dan bapak-bapak pun senang. Walaupun mereka bukan atlet, bukan penggemar olahraga. Tapi mereka seneng. Berarti ini sudah menjadi hiburan rakyat, patut kita ikut euforia,” ujar dia.

Lebih lanjut, dirinya pun ikut memprediksi kemenangan yang akan diraih pada laga kali ini. Melan menilai, Argentina dan Prancis memiliki kemampuan seimbang. Kendati tetap harus ada yang menjadi juara.

“Jadi menurut saya kalau secara linier, yang hampir merata kekuatan di setiap lini itu Hugo Lloris dan timnya. Jadi memang Lionel Messi itu, punya motivasi lebih utk merebut juara. Kalau Prancis juara bertahan disebutnya sekarang ini,” imbuhnya.

“Tapi sy pikir yg paling mampu, kalau misal Prancis bisa menjaga konsistensinya selama 90 menit permainan. Saya pikir Prancis yang akan mengangkat trophy juara. Jadi ini seimbang, tapi kan harus ada yang menang,” sambungnya.

Selain itu, dia juga menghimbau, bagi masyarakat yang hendak nonton bareng (nobar) Piala Dunia. Agar tetap menjalankan protokol kesehatan, dan menonton di tempat yang telah memiliki perizinan.

“Kalaupun lagi nobar ya tetep jaga prokes aja, karena kan hari ini masih ada kewajiban utk tetap menjaga protokol kesehatan. Jd batasi, kita masih tetap harus menjaga protokol kesehatan,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru