JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menghadiri sekaligus membuka acara bimbingan teknis (bimtek) unit pengumpul zakat (UPZ) Masjid se-Kota Sukabumi, Kamis (15/12/22).
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) itu dilaksanakan di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi dan dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Kota Sukabumi, Miftah Amir serta 100 Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Sukabumi.
Kegiatan tersebut merupakan program Baznas Kota Sukabumi 2022, di mana pada 2023 nanti pengelolaan zakat tidak lagi berpusat di kota melainkan terpusat di masjid. Maka, sebanyak 100 DKM tahap pertama, dijadikan UPZ binaan langsung.
“Pelayanan perzakatan yang berhubungan dengan masyarakat ini bisa semakin mudah di peroleh sehingga zakat, infak, sedekah (ZIS) ini bisa terkonsolidasikan dengan Baznas,” ujar Kang Fahmi.
Diharapkan, lanjut dia, kegiatan tersebut mampu untuk semakin menguatkan berbagai potensi yang sekarang masih tercecer di masyarakat.
Selain itu, pada moment tersebut Wali Kota bersama Ketua Baznas Kota Sukabumi juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima bantuan, di antaranya guru ngaji dan penerima bantuan rumah layak huni yang dibantu langsung oleh Baznas.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Sukabumi, Miftah Amir mengatakan, pelayanan di Baznas dari satu tahun berjalan itu lebih banyak pengajuan dari masyarakat, seperti RW dan kelurahan kemudian diajukan ke Baznas.
“Selama ini bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang di rekomendasi oleh RW dan kelurahan itu tidak bisa kita bina langsung, karena kesulitan jarak kemudian SDM kita yang tidak bisa langsung turun kepada mereka,” sambungnya.
Maka dari itu, ke depan warga miskin dan yang lainnya akan di bina langsung oleh masjid melalui pembinaan Baznas.
“Pada Bimtek ini, para DKM diajarkan bagaimana cara menghimpun zakat dari masyarakat, menganalisa, menghitung keuangan dan mengelola penyaluran pedayagunaan kepada para mustahiq yang ada di masjid,” tandasnya.
Perlu diketahui, di tahun 2022 ini Baznas Kota Sukabumi akan tutup buku di 20 Desember mendatang, menurut informasi yang didapat jurnalsukabumi.com, total dana yang terhimpun sekitar 6,7 M dikurangi dengan dana amilin dan operasional, maka jumlah yang disalurkan sekitar 5 M.
Dari 8 Asnaf, dana yang paling banyak disalurakan Baznas Kota Sukabumi dengan Persentase 60% penanganan untuk fakir miskin, dari mulai kebutuhan pokok, kebutuhan kesehariannya dan kesehatannya.
Reporter: CR6 | Redaktur: Ujang Herlan






