Destinasi Wisata Kecamatan Purabaya, ‘Surga’ Tersembunyi di Sukabumi

Selasa, 21 Juni 2022 - 17:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ragam destinasi wisata dan ekonomi kreatif di Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu ikon ‘surga’ tersembunyi di Sukabumi.

Pesona keindahan alam di kecamatan yang memiliki luas 10.498,145 hektare ini memang tidak diragukan lagi. Beberapa tempat wisata alam terbukti mampu menghipnotis setiap pengunjungnya.

Satu di antaranya, Curug Cirajeg yang terletak di Dusun Cirajeg, Desa Neglasari dan Goa Kembar di lahan perhutani, tepatnya di Kampung Gunungbuleud RT. 05/ 06 Desa Cimerang.

Camat Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Mulyadi (tengah).

Tak hanya itu, ekonomi kreatif di kecamatan yang terdiri dari 7 desa, 46 RW, dan 234 RT itu pun turut mewarnai. Misalnya, Pengrajin Batik Tulis dan Pengolahan Batu Aji yang sudah kesohor hingga manca negara.

Camat Purabaya, Mulayadi mengatakan, wilayahnya itu merupakan surga keaneka ragaman hayati dan wisata budaya. Bahkan, tak sedikit para pelancong baik lokal maupun luar Sukabumi bersinggah ke sini.

“Ada dua wisata unggulan di Kecamatan Purabaya, Curug Cirajeg dan Goa Kembar. Sementara di bidang ekonomi kreatif yaitu Pengrajin Batik Tulis dan Batu Aji,” ujarnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Selasa (21/06/2022).

Lanjut Mulyadi, istimewanya curug di sini berada di antara hamparan pesawahan. Bahkan, tak sulit menemukan objek wisata alam ini karena hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari Kantor Kecamatan Purabaya.

“Untuk menuju lokasi dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat, namun bila ingin sampai hingga lokasi dekat curug maka pengunjung harus menggunakan sepeda motor,” jelasnya.

Di tempat ini pengunjung bisa menikmati pemandangan dan derasnya air curug. Tak sekedar curug ada juga spot selfie dan gazebo untuk beristirahat.

Masih kata dia, Curug Cirajeg diambil dari nama dusun di desa tersebut. Menurut penduduk di Kampung Cirajeg, hamparan pesawahan yang berada di pinggir sungai seberang Curug Cirajeg ini dahulunya adalah sebuah perkampungan kecil dan di situlah dahulunya lokasi dusun Cirajeg.

“Namun karena bencana longsor akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke tempat yang lebih aman yang berada di seberang kampung asalnya. Sehingga, sampai saat ini dikenal dengan nama Curug Cirajeg,” sambungnya.

Sementara untuk  Goa Kembar, kata Mulyadi, untuk bisa masuk ke lokasi itu, terlebih dahulu pengunjung harus masuk sebuah terowongan yang dibatasi dengan area pesawahan.

“Terowongan dan Goa Kembar memiliki keistimewaan seperti layaknya Goa yang dipenuhi dengan batuan stalagtit dan stalagmit, juga ada aliran air di dalam Goa yang cukup bening dan sejuk dari  sumber air Sungai Cikarae,” papar Mulyadi.

Masih kata dia, di bidang ekonomi kreatif sendiri yaitu Pengrajin Batik Tulis dan Pengolhan Batu Aji. Dua produk ini pun sudah terkenal hingga luar negeri.

“Khusus buat Batu Aji ini pemesanannya sudah ke manca negara seperti Korea dan China. Jadi, bagi anda yang penasaran akan ragam potensi wisata dan ekonomi kreatif di sini, silahkan berkunjung,” tutup Mulyadi.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon
Panen Durian Cikakak Membludak, Petani Minta HJKS ke-156 Jadi Momentum Festival
Dari Nyi Roro Kidul hingga Superhero, Puluhan Ribu Meriahkan Karnaval Palabuhanratu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Berita Terbaru